Pengakuan Pilu Korban Mesum Kapolsek Parigi, Disetubuhi Dua Kali

Ilustrasi pelecehan seksual.
Ilustrasi pelecehan seksual.
Sumber :
  • Unsplash

VIVA – Pengacara S (20), Andi Akbar Panguriseng, menyampaikan kliennya jadi korban tindak asusila yang dilakukan Kapolsek Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Iptu IDGN. Andi menyebut dari pengakuan kliennya, bila oknum polisi yang sudah dipecat itu sudah menyetubuhi korban sebanyak dua kali.

"Kegiatan persetubuhan itu dua kali dilakukan. Yang kedua kalinya karena diancam," ujar Andi saat dihubungi VIVA, Sabtu, 23 Oktober 2021.

Andi tidak habis pikir dengan kelakuan bejat Iptu IDGN selaku kapolsek. Dia menceritakan kronologis kejadian berawal dari aksi tak terpuji IDGN yang terungkap lewat chat mesra terhadap korban. Chat itu yang viral dan ramai diperbincangkan.

Prosesi pencopotan seragam polisi yang dipecat karena berbagai pelanggaran. (Foto ilustrasi)
Photo :
  • VIVA.co.id/Nur Faishal

Prosesi pencopotan seragam polisi yang dipecat karena berbagai pelanggaran. (Foto ilustrasi)

Awalnya, Iptu IDGN diduga mengirim pesan chat lewat WhatsApp (WA) kepada S yang merupakan putri dari seorang tersangka dalam kasus pencurian. Kabar itu pun terungkap setelah S menceritakan ke salah satu media lokal terkait chat dari IDGN. Beredar kabar IDGN mengirim chat tersebut ke S dengan modus iming-iming ayah korban bisa dibebaskan.

Kini kelakuan cabul IDGN akhirnya berakhir tragis. Dia resmi dipecat atau pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH). IDGN sudah menjalani sidang kode etik dengan sanksi terberat dipecat dari anggota Polri.

"Kalau sebelumnya yang bersangkutan masih disebut terduga, sekarang sudah berstatus pelanggar," kata Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Pol Didik Supranoto, saat dikonfirmasi VIVA, Sabtu, 23 Oktober 2021.