Kasus Corona di RSHS Bandung Turun, Tren Non-COVID-19 Meningkat

Ilustrasi ruangan pasien Covid-19 yang kosong.
Ilustrasi ruangan pasien Covid-19 yang kosong.
Sumber :
  • VIVA/Lucky Aditya

VIVA – Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung menyatakan bahwa kasus penularan COVID-19 terus menunjukkan penurunan. Bahkan, RSHS sudah memberlakukan relokasi fasilitas pelayanan dan tenaga kesehatan maupun dokter untuk pelayanan kesehatan non-COVID-19.

Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan dan Penunjang pada RSHS, dr. Yana Akhmad, Sp.PD-KP, menjelaskan bahwa penurunan ini tidak hanya terjadi di Bandung, melainkan se-Jawa Barat.

"Alhamdulilah kondisi saat ini, sebagaimana kita lihat secara Nasional tren kasus COVID ini sudah melandai, demikian juga di Jawa Barat; di Bandung, di Rumah Sakit Hasan Sadikin relatif menurun sejak Agustus," ujar Yana, Selasa, 26 Oktober 2021.

Yana menerangkan, lonjakan hanya terjadi pada periode Juni hingga Juli. Pada dua bulan itu merupakan lonjakan kasus COVID-19 dengan varian Delta. "Kemarin yang kita tahu melonjak luar biasa di bulan Juni Juli. Sampai saat ini, alhamdulilah, trennya terus menurun," katanya.

"Hari ini pun kami di IGD masih ada dua orang yang kami observasi; saat ini kami merawat 9 orang dari ruang tempat tidur yang kami sediakan 130--jadi BO- nya sudah di bawah satu persen," ujarnya.

Bahkan, kata Yana, fasilitas dan semua tindakan diutamakan untuk pelayanan kesehatan umum, karena setelah penurunan kasus penularan virus corona justru kasus non-COVID-19 meningkat.

"Kalau saat lonjakan Juni Juli otomatis terus menyediakan tempat tidur semestinya, kondisi saat ini maka kami merelokasi kembali fasilitas COVID-19 jadi non-COVID-19 karena tren nonCOVID-19 meningkat. Peralihan ini sekaligus merelokasi tenaga kesehatan, dokter, perawat," katanya.