Sejarawan: China Punya Utang ke Kesultanan Bima

Museum ASI MBOJO, Bekas Istana Kerajaan Bima
Sumber :
  • Antara/ Budi Afandi

VIVA – Satu persatu dokumen bersejarah di Kesultanan Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) mulai terkuak ke publik. Nama besar Sultan Muhammad Salahuddin sebagai sultan terakhir di Bima, ternyata memiliki banyak jasa pada bangsa Indonesia dan juga bangsa asing yang meminta bantuan.

img_title Mengenal Sosok Mao Zedong, Tokoh yang Disinggung Mbappe

Sejarawan sekaligus cucu Sultan Muhammad Salahuddin, Dewi Ratna Muchlisa Mandyara, sering mengungkap dokumen Kesultanan Bima melalui media sosial. Terbaru, Kepala Museum Kebudayaan Samparaja Bima itu mengungkap dokumen utang pemerintah China ke Kesultanan Bima.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sekitar tiga lembar dokumen tersebut memuat surat utang negara Tirai Bambu ke Kesultanan Bima.

img_title Lagi Pameran di GIIAS Makassar 2026, Harga Mobil BAIC Dipotong Rp100 Juta

"Dari hasil bongkar-bongkar dokumen, ketemu surat utang. Sepintas saya pikir kalender China atau Jepang. Setelah dibolak-balik kok sampai ada tanda tangan Menteri Keuangan China dan pejabat-pejabat keuangan lain," kata Dewi Ratna, Rabu, 27 Oktober 2021.

Terhadap dokumen tersebut, dia kemudian mengkonfirmasi langsung seorang rekannya di Jakarta untuk menelusuri kebenaran dokumen yang dimiliki. Ternyata benar China memiliki utang di Kesultanan Bima. China saat itu berutang karena mengalami banyak kerugian pasca peperangan.

img_title Respons Tegas Pemerintah China Usai Mbappe Sebut Mao Zedong sebagai Diktator

"Ternyata Kesultanan Bima pada saat itu memberikan pinjaman uang atau hutang kepada Republik Cina yang saat itu mengalami pailit karena peperangan, sehingga mengeluarkan surat hutang," ujarnya.

Dewi Ratna mengatakan, itu menjadi bukti hubungan diplomatik Kesultanan Bima dengan bangsa-bangsa lain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dokumen ini menjadi bukti sejarah hubungan diplomatik yang luas antara Kesultanan Bima dan Republik Cina," katanya.

Penyerang Real Madrid, Kylian Mbappe

Pernyataan soal Mao Zedong Berujung Petaka, Sejumlah Brand China Tinggalkan Mbappe

Bintang sepak bola Prancis, Kylian Mbappe, kehilangan sejumlah sponsor di China setelah video wawancaranya yang membahas pendiri Republik Rakyat China, Mao Zedong

img_title
VIVA.co.id
30 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut