Tutup Oase PTKI 2021, Ini Pesan Dirjen Pendidikan Islam Kemenag

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, Muhammad Ali Ramdhani.
Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, Muhammad Ali Ramdhani.
Sumber :
  • Kemenag

VIVA – Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama (Kemenag), Muhammad Ali Ramdhani telah resmi menutup kegiatan Olimpiade Agama, Sains dan Riset (Oase) di kampus UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

Ia menjelaskan, bahwa Oase Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) se-Indonesia sebagai wujud komitmen  bersama untuk memberikan penguatan capacity building kepada mahasiswa, agar memiliki kecintaan terhadap ilmu pengetahuan, menajamkan intelektualitas yang diwujudkan dalam pelbagai karya-karya ilmiah akademik sebagai implementasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi.

"Hal ini menandakan bahwa OASE merupakan sebuah kompetisi yang luar biasa, bergensi dan inklusif," kata Ali Ramdhani dalam penutupan Olimpiade Agama, Sains, dan Riset (OASE) di UIN Ar Raniry, Banda Aceh.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, Muhammad Ali Ramdhani.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, Muhammad Ali Ramdhani.

Photo :
  • VIVA/Syaefullah

Menurut Ali, dalam ajang bergengsi ini  diharapkan dapat menguatkan jalinan solidaritas antar PTKI dan membangkitkan motivasi mahasiswa dan dosen, pengelola program studi dan pengelola perguruan tinggi lingkup PTKI untuk senantiasa menyiapkan pola pendidikan yang inovatif dan berdaya saing tinggi agar mampu bersaing tidak hanya pada tingkat lokal dan wilayah, tetapi juga tingkat nasional, dan bahkan internasional.

"Oase juga diharapkan mampu menumbuhkan iklim dan tradisi akademik di kalangan mahasiswa dan menjadi salah satu program strategis dalam rangka pembinaan generasi muda (mahasiswa) melalui stimulan untuk pengembangan daya nalar, kritis, kreativitas, inovatif," katanya.

Agenda olimpiade pertama ini mengusung tema 'Integrasi Agama Sains Untuk Kebangsaan dan Kemanusiaan' adalah sangat tepat dan sesuai dengan kondisi bangsa, bahkan kondisi dunia hari ini.