Komnas HAM Buka-bukaan Perundungan Keji terhadap MS Si Pegawai KPI

Ilustrasi kekerasan.
Ilustrasi kekerasan.
Sumber :
  • www.pixabay.com/TheDigitalArtist

VIVA – Komnas HAM telah menyelesaikan serangkaian penyelidikan yang bertalian dengan dugaan pelanggaran HAM pegawai Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) berinisial MS.

Proses investigasi itu, sebagaimana mandat Pasal 89 UU Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia, dilaksanakan dalam kurun waktu 7 September-1 November 2021.

Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara mengatakan, lembaganya menemukan fakta bahwa terjadi peristiwa perundungan terhadap MS, pegawai divisi Visual Data KPI, sesuai pemeriksaan terhadap MS dan 12 orang pegawai KPI.

"Kuat dugaan terjadi adanya peristiwa perundungan terhadap MS dalam bentuk candaan atau humor yang bersifat menyinggung dan meledek kondisi dan situasi kehidupan pribadi individu, kebiasaan dalam relasi antarpegawai di lingkungan KPI yang memuat kata-kata kasar dan seksis di lingkungan KPI. Adanya candaan atau humor yang bersifat serangan fisik seperti memaksa membuka baju, mendorong bangku atau memukul," kata Beka dalam konferensi pers di Kantor Komnas HAM, Jakarta, Senin, 29 November 2021.

Berdasarkan hasil keterangan, kata Beka, MS yang mulai bekerja di KPI pada Februari 2011 di Divisi Analis Pemantauan dengan status tenaga kontrak/PPNPN. Diduga MS mengalami pelecehan seksual sejak 2015 di Gedung Bapeten, Lantai 6, ruangan visual data Komisi Penyiaran Indonesia Pusat (KPI Pusat).

"Peristiwa pelecehan seksual ini terjadi sekitar pukul 12.00-13.00 WIB, saat waktu istirahat kerja. Pelaku pelecehan seksual sebanyak lima orang Staf Visual Data KPI, yakni RM, FP, RT, EO, serta CL dan disaksikan oleh satu orang Staf Visual Data, yakni SG," kata Beka.

KPI / Komisi Penyiaran Indonesia.

KPI / Komisi Penyiaran Indonesia.

Photo :
  • vivanews/Andry Daud