Jokowi Tebar Ancaman Copot Kapolda yang Tidak Bisa Kawal Agenda Ini

Presiden Jokowi di Istana Negara
Sumber :
  • Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden

VIVA – Presiden Jokowi memperingati Kapolri Jenderal Listyo Sigit untuk tidak segan mencopot Kapolda yang tidak bisa mengawal dua agenda besar di Indonesia dalam waktu dekat.

Langkah Prabowo Larang Pendukung Demo di MK Dinilai Bisa Jaga Kesejukan Demokrasi

Jokowi dalam sambutannya di acara pengarahan ke Kepala Kesatuan Wilayah di Badung, Bali, 3 Desember 2021 menyebut jika investasi di Indonesia sedang berkembang, untuk itu diperlukan pengamanan yang ekstra agar para invesor aman dan nyaman.

"Jaga investasi kita. Investasi yang sudah ada, investasi yang baru berproses maupun investasi yang baru datang, jaga. Saya sudah titip ke Kapolri, Kapolda yang tidak bisa jaga ini diperingatkan, sulit bisa mengawal menyelesaikan berkaitan dengan agenda besar di negara kita, ya maaf," kata Jokowi dalam acara itu.

Tony Blair Ucapkan Selamat ke Prabowo Usai Menang Pilpres: Fantastis!

Presiden Jokowi di FFI 2021.

Photo :
  • Repro Youtube Kemendikbud RI

"Kapolda yang tidak bisa mengawal agenda besar negara kita, ya maaf saya tidak bisa ngomong keras, tapi ya ganti," ucap mantan Gubernur DKI Jakarta ini.

Pergerakan Pemudik Lebaran 2024 Capai 242 Juta Orang, Menhub Budi Beberkan Catatan dari Jokowi

Selain soal pengamanan investasi di Indonesia, Jokowi juga memberikan pekerjaan baru untuk polisi yakni mengawal agenda Presidensi G20. Jokowi menyebut Indonesia merupakan negara berkembang pertama yang menjadi tuan rumah di acara tersebut.

"Agenda kedua yang perlu kita kawal yaitu presidensi G20. ini adalah wajah kita, kita adalah negara berkembang pertama yang jadi tuan rumah. ingat negara G20 itu adalah negara dengan PDP besar," kata Jokowi.  

Sebelumnya, Jokowi juga menyebut Kapolda takut dicopot dari jabatannya jika tidak bisa membantu program pemerintah dalam program vaksinasi. 

"Saya sudah titip ke Kapolri, hati-hati Kapolda-mu kalau kira-kira naik terus, saya perintah untuk ganti. Ternyata (angkanya) turun. artinya semua takut dicopot," timpal Jokowi.
 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya