Warga Keluarganya Hilang dalam Bencana Semeru Diminta ke Posko DVI

Korban meninggal akibat erupsi Gunung Semeru ditemukan.
Korban meninggal akibat erupsi Gunung Semeru ditemukan.
Sumber :
  • Basarnas Surabaya.

VIVA – Mabes Polri meminta masyarakat yang kehilangan sanak saudaranya agar membuat laporan ke Posko Disaster Victim Identification (DVI) Polri. Sebab puluhan korban erupsi Gunung Semeru, Jawa Timur, belum teridentifikasi.

"Kami mengimbau kepada masyarakat yang kehilangan keluarganya untuk dapat mengunjungi Posko Tim DVI," ujar Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Hubungan Masyarakat Polri Komisaris Besar Polisi Ahmad Ramadhan kepada wartawan, Selasa, 7 Desember 2021.

Posko DVI Polri berada di Rumah Sakit Umum Daerah dr Haryoto Lumajang, Jawa Timur. Tim DVI butuh data dari keluarga korban soal ciri-ciri korban agar polisi dapat mengidentifikasi jasad korban yang telah ditemukan. Ada 10 jasad korban yang berhasil diidentifikasi dan 5 di antaranya telah diserahkan kepada keluarga masing-masing.

"Dari 10 jenazah yang sudah teridentifikasi, dan 10 masih dalam proses pemeriksaan: Teridentifikasi 6 laki-laki dan 4 perempuan. Lima di antaranya sudah diserahkan kepada keluarga, sudah dikenali secara visual," ujarnya.

Dua orang petugas bersepeda motor berpatroli melintasi jalan desa di Lumajang, Jawa Timur, Senin, 6 Desember 2021, menyusul erupsi Gunung Semeru pada Sabtu pekan lalu.

Dua orang petugas bersepeda motor berpatroli melintasi jalan desa di Lumajang, Jawa Timur, Senin, 6 Desember 2021, menyusul erupsi Gunung Semeru pada Sabtu pekan lalu.

Photo :
  • VIVA/Lucky Aditya

Data terkini Pos Komando Tanggap Darurat Bencana mencatat, pada Selasa siang, 7 Desember 2021, ada ribuan warga yang mengungsi akibat guguran Gunung Semeru, Lumajang, Jawa Timur.

Jumlah warga mengungsi meningkat menjadi 3.697 jiwa, kata Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari di Jakarta.