Langgar Aturan, KPK Pasang Plang di Hotel-hotel Mewah Labuan Bajo

KPK memasang plang di salah satu restoran yang melanggar di Labuan Bajo.
KPK memasang plang di salah satu restoran yang melanggar di Labuan Bajo.
Sumber :
  • VIVA/Jo Kenaru

VIVA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Kejaksaan Agung, Kementerian ATR/BPN dan Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat NTT melakukan serangkaian uji petik di sejumlah hotel berbintang, restoran dan kapal wisata, di Labuan Bajo, Selasa 7 Desember 2021.

Wakil pimpinan KPK Nawawi Pomolango bersama Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi turun langsung memasang plang peringatan di hotel-hotel, restoran dan kapal wisata.

Dalam catatan VIVA, KPK dan tim terpadu memasang plang peringatan di restoran Artomoro, Hotel La Prima, Hotel Ayana, Local Collection Hotel serta kapal phinisi milik Pemprov Jawa Barat yang home base di Labuan Bajo.

Baca juga: Jenderal Dudung Rekrut Prajurit TNI dari Santri, Kemenag Dukung Penuh

Bupati Edi mengatakan, sejumlah hotel berbintang di Labuan Bajo ibu kota Kabupaten Manggarai Barat terbukti melanggar ketentuan Undang-Undang nomor 26 tahun 2007 tentang penataan ruang sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan Peraturan Daerah Nomor 09 tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Manggarai Barat tahun 2012-2023 terkait Pelanggaran Pemanfaatan Sempadan Pantai. 

”Hotel-hotel itu melanggar ketentuan pemanfaat ruang sepadan pantai. Pihak hotel tidak membuka akses publik untuk menikmati keindahan pinggir pantai yang ada di sekitarnya. Sedangkan Artomoro tidak melunasi pajak daerah,” kata Bupati Edi kepada wartawan.

“Termasuk kapal wisata milik Pemprov Jabar kita segel karena tak punya izin operasi,” ujarnya menambahkan.