Habib Bahar Dukung KSAD Jenderal Dudung: Saya Setuju 1.000 Persen

Habib Bahar bin Smith
Habib Bahar bin Smith
Sumber :
  • VIVA/Adi Suparman

VIVA – Video ceramah Habib Bahar bin Smith soal dukungan terhadap Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman viral di media sosial. Dukungan itu terkait niat Dudung yang mau mengambil santri menjadi prajurit TNI.

Dikutip VIVA dari akun Youtube Muhibbin Habib Hanif Alathas, Jumat 10 Desember 2021, Habib Bahar mengatakan setiap niat yang baik dari Jenderal Dudung apalagi untuk kebaikan umat Islam harus didukung.

VIVA Militer: Kepala Staf TNI Angkatan Darat, Jenderal TNI Dudung Abdurachman

VIVA Militer: Kepala Staf TNI Angkatan Darat, Jenderal TNI Dudung Abdurachman

Photo :
  • Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Dispenad)

Berikut pernyataan Habib Bahar:

Jadi kalau ada pernyataan dari Dudung yang baik, kita ambil. Saya dengar, saya lihat. Contoh saya lihat, saya dengar, saya baca si Dudung bilang kami mau ambil santri-santri penghafal quran untuk jadi prajurit TNI, bagus itu, saya setuju. Kita dukung.

Saya setuju 1000 persen, dukung betul nggak? Kalau ada yang baik (dari Dudung) kita ambil, nggak kita hilangkan, kita dukung.

Lalu sempat bicara Kita sebagai TNI harus berbuat baik, lemah lembut kepada masyarakat, rakyat kita dukung gak? ya dukung

Tapi kalau ada omongan yang enggak bener, ya ngapain kita dukung. Apalagi kalau sampai urusan agama, urusan aqidah jangan coba-coba dengan kami umat islam. 

Angkat Santri

KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman akan melakukan terobosan baru. Dia berencana akan memberikan ruang bagi para santri serta para agamawan lintas agama untuk menjadi prajurit TNI Angkatan Darat di masa mendatang.

Hal itu disampaikan Jenderal TNI Dudung ketika meninjau secara langsung pengamanan yang dilakukan oleh prajurit TNI dan Polri untuk mengantisipasi gerakan aksi Reuni Akbar 212 di wilayah Ibukota Jakarta di kawasan Monas, Jakarta Pusat pagi tadi.

"Saya akan merekrut prajurit baik Tamtama maupun Perwira ini khusus bagi para santri. Dari pesantren-pesantren, termasuk dari lintas agama, khususnya dari muslim, ada khusus lagi bagi ahli tafsir al-Qur'an. Kenapa saya merekrut ini, karena saya yakin kalau dari pesantren, yang sudah dididik agama sudah pasti terjaga masalah akhlaknya," kata KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman kepada awak media, Kamis, 2 Desember 2021.