Polri Ungkap Peran Dua Teroris Ditangkap di Babel

Ilustrasi penangkapan teroris.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana

VIVA - Tim Densus 88 Antiteror Polri kembali menangkap dua orang terduga teroris di Bangka Belitung, Kepulaun Riau, pada Jumat, 17 Desember 2021. Terungkap, kedua orang teroris ini merupakan jaringan kelompok Jamaah Islamiyah (JI).

img_title Fakta-fakta Mencengangakn Tim Gabungan Polri Bongkar Kapal Angkut 1 Ton Lebih Narkoba

“Dua orang teroris ditangkap di Babel pada Jumat, 17 Desember 2021,” kata Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan, di Mabes Polri pada Senin, 20 Desember 2021.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ilustrasi: Terduga teroris ditangkap Densus 88 Antiteror Polri beberapa waktu lalu.

Photo :
  • VIVA/Bayu Nugraha

img_title Sulsel Darurat Narkoba! Rudianto Lallo Desak Polisi-BNN Berantas Bandar

JAQ dan IU

Menurut dia, dua orang teroris yang ditangkap yakni JAQ dan IU. Sementara, JAQ  diketahui merupakan anggota JI.

img_title Apresiasi Pengungkapan 1,16 Ton Ketamin, Bobby Nasution Minta Jaringan Narkotika di Sumut Diputus

Pada 2005, JAQ berbaiat kepada JI dan mengikuti pelatihan peningkatan kemampuan dakwah KPQN di Yogyakarta bersama anggota JI lainnya.

“JAQ merupakan Qoid T3 (Taklim, Tarbiyah, dan Tahmidz) wilayah Babel,” kata dia.

Kemudian, kata dia, terduga teroris IU merupakan anggota JI dan berbaiat kepada JI pada 2014. Selain itu, IU tergabung dalam group MDJ (Media Dakwah Jogja) kelompok Jamaah Islamiyah dan Mudir di Pondok Pesantren Mahad Dzaidz bin Tsabith.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“IU mengajar di Pesantren Mahasiswa Ulul Albab dengan tujuan merekrut anggota JI,” ujarnya.

Laboratorium sabu yang digerebek di Aceh.

Laboratorium Sabu di Aceh Diduga Jaringan Internasional, 1,2 Ton Narkoba dan 2 WNA Diamankan

Tim gabungan Polri, BNN, dan Bea Cukai membongkar laboratorium sabu di Aceh dan menyita hampir 1,2 ton narkotika. Sebanyak 11 orang diamankan, termasuk dua WNA.

img_title
VIVA.co.id
24 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut