Abdul Mu'ti: NU Sudah Terpengaruh Muhammadiyah

 Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu'ti hadir di Muktamar NU Lampung
Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu'ti hadir di Muktamar NU Lampung
Sumber :
  • Muhammadiyah

VIVA – Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu'ti mengatakan Nahdlatul Ulama (NU) saat ini sudah terpengaruh dengan Muhammadiyah. Menurut dia, hal itu bisa dilihat dari penyelenggaraan Muktamar ke-34 NU di Lampung pada Rabu, 22 Desember 2021.

"Rupanya NU sudah mulai terpengaruh Muhammadiyah," kata Mu'ti dikutip dari akun Twitternya @Abe_Mukti pada Jumat, 24 Desember 2021.

Awalnya, Mu'ti mengunggah foto menghadiri Muktamar ke-34 NU di akun Twitter. Kemudian, foto tersebut dikomentari oleh akun NU Garis Lucu @NUgarislucu. "Sudah siap koleksi joke terbaru ya?," tulis akun NU Garis Lucu.

Dengan begitu, Mu'ti langsung membalas cuitan tersebut. Menurut dia, NU sudah tidak lagi menjalankan kebiasaannya yang kerap merokok. Selain itu, saat pidato juga tidak ada lagi lelucon yang disampaikan.

"Saat Pembukaan Muktamar ke-34 NU, pidato dan sambutan tidak ada yang lucu. Serius semua! Tidak ada yg merokok di arena mulai dari pra-acara sampai selesai seluruh rangkaian Pembukaan," ujarnya.

Sebelumnya Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Abdul Mu’ti hadir secara langsung dalam pembukaan Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama (NU) di Ponpes Darussa’adah, Gunungsugih, Kabupaten Lampung Tengah, Lampung, Rabu (22/12).

"Alhamdulillah saya hadir langsung di pembukaan dan tempat pelaksanaan Muktamar NU. Saya melihat suasana di arena Muktamar sangat tertib dan penuh kesederhanaan," ujar Mu’ti dilansir 

Nuansa kesederhanaan dan ketertiban ini menurutnya mencerminkan karakter santri dan budaya pesantren. Selain itu juga menunjukkan kepedulian NU terhadap situasi bangsa Indonesia yang masih berada dalam situasi keprihatinan karena pandemi COVID-19.

Mu’ti juga menyampaikan selamat kepada Rais Aam dan Ketua Umum PBNU terpilih, yakni KH Miftachul Akhyar dan Kh Yahya Cholil Tsaquf, semoga diberi kekuatan dalam memegang amanah jamaah dan jamiyyah NU.

"Kami berharap kepada KH. Miftakhul Akhyar dan KH. Yahya Cholil Tsaquf untuk dapat memperkuat ukhuwah yang sejati serta meningkatkan kerjasama dengan berbagai elemen pihak, termasuk dengan Muhammadiyah dalam memajukan umat, bangsa, dan negara.," ucapnya.