Kader PDIP Pelaku Aniaya Remaja Peci Hitam di Medan Ditangkap

Video Viral Pengemudi Mobil aniaya remaja di Medan Usai Senggol Motor
Video Viral Pengemudi Mobil aniaya remaja di Medan Usai Senggol Motor
Sumber :
  • Facebook @Arsyad Mahmud Lubis

VIVA – Petugas kepolisian dari Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Medan berhasil meringkus HSM alias A, pengemudi arogan yang menganiayaan seorang remaja berinsial FL (17 tahun) di depan mini market di Jalan Pintu Air, Kota Medan.

"Iya benar (sudah ditangkap)," ucap Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Medan, Kompol. Muhammad Firdaus saat dikonfirmasi VIVA, Sabtu siang, 25 Desember 2021.

Firdaus enggan membeberkan secara detail terkait penangkapan kader PDI Perjuangan, yang menjabat sebagai Satgas Cakra Buana PDI Perjuangan Sumut. Karena, masih dalam pemeriksaan oleh penyidik Unit Perlindungan Prempuan dan Anak Satreskrim Polrestabes Medan.

Baca juga: 3 Oknum TNI yang Tabrak Lari di Nagreg Terancam Penjara Seumur Hidup

"Nanti akan kita rilis secara resmi," ungkap mantan Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang itu.

Peristiwa penganiayaan itu, terjadi di sebuah mini market, Kamis petang, 16 Desember 2021, sekitar pukul 18.00 WIB. Ibu korban, Sri Trisna menjelaskan bahwa putranya itu, hendak pergi ke masjid untuk salat magrib. Namun, singgah ke mini market itu, untuk membeli jajan.

Sedangkan, kronologi kejadian. Trisna menyebutkan bahwa sepeda motor anaknya yang terparkir di mini market itu tersenggol mobil pelaku. Korban menggenakan peci warna hitam, sempat diberitahu oleh pihak karyawan mini market tersebut.

"Pihak Indomaret melihat dan bilang, dek sepeda motor mu itu, ditabrak sedikit sama mobil itu. Oya bang, jawab anak saya. Dia tetap belanja," ucap Trisna menirukan apa disampaikan putranya itu.

Kemudian, korban keluar dari mini market tersebut. Meminta kepada supir argon itu untuk menggeser mobilnya. Karena, FL mau mengeluarkan sepeda motornya dari parkiran terhalang mobil pelaku.

"Kemudian, keluar dari Indomaret. Anak saya bilang, tolong geser sedikit. Saya mau keluar. Turun bapak itu (pengemudi), langsung bilang sopan sedikit kamu," sebut Trisna.

Trisna mengungkapkan anaknya pun, dianiaya oleh supir mobil itu. Akibatnya, mengalami luka dibagian pipi, tangan dan kakinya.

"Langsung dipukul, tampar dan sepak. Ada caci maki juga, anjing anak siapa kau. Entah apa-apa dibilangnya," kata Trisna.

Trisna menyebutkan supir mobil arogan itu, menyampaikan kata-kata kasar kepada korban."Anak saya mengalami pipi sebelah kiri, memar. Kuping sakit, kaki sebelah kiri sakit, karena kena tendangan," jelasnya.

Setelah kejadian, korban pulang ke rumah. Di mana, lokasi kejadian dan rumah korban hanya berjarak sekitar 400 meter. Kemudian, FL melaporkan apa dialaminya kepada ibu kandungnya.

"Malam itu, juga saya mendatangi Indomaret. Untuk meminta CCTV, tapi mereka tidak memberikan karena mereka punya aturan. Tunggu besok," tutur wanita kerap disapa dengan Ina.

Penganiayaan ilustrasi

Penganiayaan ilustrasi

Photo :
  • www.pixabay.com/bykst

Selanjutnya, Trisna mengungkapkan melaporkan kejadian dialami anak kandung ke Mako Polsek Deli Tua. Karena, terkait anak mengarahkan ibu korban untuk melaporkan ke Polrestabes Medan agar ditangani khusus di Unit Perlindungan Prempuan dan Anak (PPA) Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Medan.

"Kami buat laporan ke sanalah ke Polrestabes Medan, habis Isya, Jumat malam, 17 Desember 2021," sebut Trisna. 

Kemudian, pihak keluarga korban menyerahkan rekaman CCTV milik mini market tersebut dan hasil visum FL kepada pihak kepolisian untuk dijadikan barang bukti awal dalam kasus penganiayaan dialami siswa kelas XII Tahfiz Alquran SMA Unggulan Perguruan Al Azhar, Kota Medan.

"Kami serahkan rekaman CCTV dan hasil visum. Polisi langsung menyambut baik dan memproses laporan kami ini," ujar Trisna.

Seperti diberitakan sebelumnya, aksi arogan supir mobil menganiayaan anak di bawah berusia 17 tahun itu di mini market tersebut, menjadi viral di media sosial.