Pria Acungkan Pistol di Kota Batu Ternyata Residivis Penembakan Polisi

Seorang pengendara sepeda motor berinisial MS (tengah) berusia 49 tahun yang mengacungkan pistol di dekat Kantor Desa Pandanrejo, pada saat dirilis Polres Batu, di Kota Batu, Jawa Timur, Jumat, 14 Januari 2022.
Seorang pengendara sepeda motor berinisial MS (tengah) berusia 49 tahun yang mengacungkan pistol di dekat Kantor Desa Pandanrejo, pada saat dirilis Polres Batu, di Kota Batu, Jawa Timur, Jumat, 14 Januari 2022.
Sumber :
  • ANTARA/Vicki Febrianto

VIVA – Kepolisian Resor (Polres) Batu mengungkap bahwa seorang pria berinisial MS yang mengacungkan sebuah pistol di dekat Kantor Desa Pandanrejo, Kota Batu, merupakan residivis yang melakukan penembakan anggota polisi.

Kepala Polres Batu AKBP I Nyoman Yogi Hermawan di Kota Batu, Jawa Timur, Jumat, 14 Januari 2022, mengatakan bahwa tersangka berusia 49 tahun itu pernah menembak polisi pada 1998 dan dihukum penjara selama tujuh tahun.

"Pelaku ini merupakan residivis yang pada 1998 melakukan penembakan terhadap anggota Polri dan telah dihukum tujuh tahun penjara di Lapas Lowokwaru Kota Malang," kata Yogi.

Yogi menjelaskan, pelaku baru dibebaskan dari Lapas Lowokwaru Kota Malang pada 2005 akibat kejadian penembakan terhadap anggota polisi itu. Korban penembakan yang merupakan anggota Polrik ini bertugas di Polresta Malang Kota.

Ia menambahkan, pada kasus yang lalu itu, pelaku menganiaya anggota Polri akibat terjadi perselisihan, kemudian menembak korban.

Polisi merilis pengungkapan kasus peristiwa seorang pengendara sepeda motor yang mengacungkan pistol di dekat satu kantor desa di Kota Batu, Jawa Timur, Jumat, 14 Januari 2022.

Polisi merilis pengungkapan kasus peristiwa seorang pengendara sepeda motor yang mengacungkan pistol di dekat satu kantor desa di Kota Batu, Jawa Timur, Jumat, 14 Januari 2022.

Photo :
  • VIVA/Lucky Aditya

MS kembali harus berurusan dengan hukum akibat mengacungkan senjata api rakitan di dekat Kantor Desa Pandanrejo, Kota Batu, Jawa Timur. Aksi pengendara motor itu terekam dalam kamera closed circuit television (CCTV) di sekitar lokasi kejadian.