Fakta Mengejutkan Tan Paulin Disebut 'Ratu Batu Bara' Kalimantan Timur

Ilustrasi Pertambangan Batu Bara (Sumber Gambar : wallpaperbetter)
Ilustrasi Pertambangan Batu Bara (Sumber Gambar : wallpaperbetter)
Sumber :
  • vstory

Ilustrasi penipuan

Ilustrasi penipuan

Photo :
  • India Today

Beberapa tahun sebelumnya, tepatnya pada Januari 2016, Tan Paulin pernah menjadi perbincangan hangat dalam kasus dugaan penipuan investasi. Kasus ini berawal dari gugatan yang dilakukan Komisaris PT Energy Lestari Sentosa (ELS), Eunike Lenny Silas, kepada H Abidinsyah, Donny Sugiarto, dan Tan Paulin. Mereka dijuluki tiga serangkai jaringan mafia tambang di Kaltim. 

Kasus ini berawal saat Donny Sugiarto Lauwani menawarkan investasi kepada Lenny Silas. Pada akhirnya, Lenny menggelontorkan dana investasi sampai miliaran rupiah. Guna menggaransi dana yang disuntikkan, Donny kemudian menawarkan beberapa Izin Usaha Pertambangan (IUP) pada Lenny Silas. 

Akan tetapi, ternyata Donny bukan sebagai pemilik IUP dan bahkan tidak memiliki usaha tambang lantaran pemilik tambang sesungguhnya adalah H. Abidinsyah. Belakangan terkuat bahwa ketiga serangkai ini adalah jaringan mafia tambang. Abidinsyah yang merupakan pemilik tambang batu bara PT Sungai Berlian Bhakti di Berau dan CV Sungai Berlian Jaya, ditangkap oleh Bareskrim Mabes Polri. 

Sementara itu, Donny Sugiarto Lauwani dikatakan melarikan diri dan menjadi buronan interpol. Bahkan, Donny Masuk sebagai Daftar Pencarian Orang, Mabes Polri. Sementara Tan Paulin belum tersentuh hukum, walaupun sudah dilaporkan. 

Karena kasus penipuan investasi tersebut, Eunike Lenny Silas mengatakan bahwa dirinya mengalami kerugian mencapai Rp500 miliar. Belakangan ini, Mei 2016 diketahui bahwa Tan Paulin balas menggugat Eunike Lenny Silas dalam kasus penipuan dan penggelapan batu bara.