23 Ribu Pohon Ditebang, Petani Coklat Gugat Sentul City Rp3,8 Miliar

Rio Ricky Damanik petani coklat Desa Bojong Koneng tunjukkan lahannya dirusak.
Rio Ricky Damanik petani coklat Desa Bojong Koneng tunjukkan lahannya dirusak.
Sumber :
  • VIVA/Muhammad AR

VIVA – Seorang petani coklat Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rio Ricky Damanik (53 tahun) menggugat ganti rugi Rp3,8 miliar ke PT Sentul City Tbk di Pengadilan Negeri Cibinong. Gugatan itu atas penebangan 23.000 pohon coklat dan pembongkaran rumah di lahan seluas 9 hektare yang dilakukan Sentul City.

Sengketa itu kini masuk tahapan pemeriksaan setempat oleh Pengadilan Negeri Cibinong, Jumat 21 Januari 2022. Saat pemeriksaan sempat terjadi adu mulut antara pihak Damanik dan pihak divisi hukum PT Sentul City.

"Saya sudah 40 tahun di sini majelis hakim, dari tahun 80. Tiba-tiba bapak ini (Sentul City) dengan surat bapak menghancurkan ini semua," cetus Damanik kepada Ketua Hakim Pengadilan Cibinong, Zulkarnaen di lokasi Kampung Cikeas, Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jumat 21 Januari 2022.

Baca juga: Ikut RDP Komisi III, Brigjen Junior: Sentul City Berbuat Kriminal

Pihak divisi hukum PT Sentul City, Ahang Pradata menyanggah pernyata petani tersebut. Pihaknya mengklaim bahwa selama ini Sentul City sudah melalui tahapan. 

"Kita tidak semena-mena tapi ada dasarnya. Kita punya HGB kita kelola lahan kita. Kita sesuai tahapan pak karena kita pengembangan tidak sekaligus," ujarnya.

Cek cok pun tak terhindarkan saat Damanik mempertanyakan surat kepemilikan SHGB Sentul City yang muncul didekade 1990an. "Saya tahu perkembangan Sentul City. Cuma jangan lah tebang ini gusur ini. Saya beli resmi ada AJB ada lurah, camat," katanya.