Respon Edy Rahmayadi Ada Kerangkeng Manusia di Rumah Bupati Langkat

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi
Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi
Sumber :
  • VIVA/Putra Nasution

VIVA – Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi mempertanyakan untuk apa ada kerangkeng manusia di rumah pribadi Bupati Langkat, Terbit Rencana Peranginangin. Mantan Pangkostrad ini meminta polisi untuk mengusutnya.

"Untuk apa di rumahnya ada kerangkeng. Saya cek dulu, yang pastinya, kalau itu untuk menghakimi orang, kan nggak boleh,” sebut Edy kepada wartawan di Medan, Senin 24 Januari 2022.

Mantan Ketua Umum PSSI itu mengatakan, semua ada aturannya. Jadi, tidak bisa sembarangan untuk menahan orang di dalam kerangkeng tersebut.

“Penjara saja, sebelum putusan hakim inkrah, tak boleh menahan orang di kerangkeng. Itu yang sah ya, apalagi di rumah ada kerangkeng," ucap mantan Pangdam I Bukit Barisan itu.

Kerangkeng manusia yang disebut dan dijadikan lokasi rehabilitasi, berada di rumah pribadi Terbit di Desa Raja Tengah, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara sejak tahun 2012. Atas hal itu, petugas gabungan mengevakuasi 27 orang dari kerangkeng tersebut.

“Pengakuan sementara penjaganya itu, merupakan tempat penampungan orang yamg kecanduan narkoba dan kenakalan remaja, dibuat sejak tahun 2012 inisiatif Bupati Langkat yang ditangkap OTT KPK,” jelas Hadi

Sebelumnya, Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak menjelaskan pihak kepolisian masih mendalami terkait kerangkeng manusia di rumah Bupati Langkat yang diamankan saat operasi tangkap tangan (OTT) KPK.