Puan Maharani Bertemu Bos Media VIVA Group Anindya Bakrie

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Puan Maharani bertemu Direktur Utama VIVA Anindya N. Bakrie dan sejumlah petinggi media VIVA Group yang meliputi ANTV, tvOne, dan VIVA.co.id di gedung The Convergence Indonesia, Kuningan, Jakarta, Selasa, 25 Januari 2022.
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Puan Maharani bertemu Direktur Utama VIVA Anindya N. Bakrie dan sejumlah petinggi media VIVA Group yang meliputi ANTV, tvOne, dan VIVA.co.id di gedung The Convergence Indonesia, Kuningan, Jakarta, Selasa, 25 Januari 2022.
Sumber :
  • VIVA Media

VIVA – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Puan Maharani bertemu Direktur Utama VIVA Anindya N. Bakrie dan sejumlah petinggi media VIVA Group yang meliputi ANTV, tvOne, dan VIVA.co.id di gedung The Convergence Indonesia, Kuningan, Jakarta, Selasa, 25 Januari 2022.

Dalam kesempatan pertemuan itu, Puan menyampaikan beberapa hal tentang isu termutakhir yang menjadi sorotan publik, di antaranya Undang-Undang tentang Ibu Kota Negara (UU IKN) yang disahkan oleh DPR pada Selasa, 18 Januari.

Di hadapan Anindya Bakrie dan para petinggi media VIVA Group, Puan mengakui bahwa DPR mendukung pengesahan UU itu "melihat niat positif ini sebagai visi ke depan 2045".

Meski begitu, Parlemen, termasuk Fraksi PDIP, tak serta merta menyetujui inissiatif pemerintah itu terutama karena pertimbangan anggaran yang terbatas sementara pemerintah masih berjibaku mengatasi pandemi COVID-19. Namun, katanya, "Pemerintah menyatakan, insyaallah ada solusi".

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Puan Maharani bertemu Direktur Utama VIVA Anindya

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Puan Maharani bertemu Direktur Utama VIVA Anindya

Photo :
  • VIVA Media

DPR, kata Puan, juga memberikan catatan kritis tentang bentuk badan otorita yang akan mengelola Ibu Kota Negara yang baru, Nusantara, kelak. Badan otorita itu, dia mengingatkan, sifatnya sementara, sedangkan Ibu Kota Negara permanen.

Dalam rapat Panitia Khusus DPR dinyatakan bahwa pusat pemerintah mulai dipindah secara bertahap ke Ibu Kota Negara yang baru di Kabupaten Panajam Paser Utara, Kalimantan Timur, pada 2024. Namun dia mengaku belum tahu persentase aktivitas dan sumber daya yang harus dipindah ke Ibu Kota Negara untuk tahap pertama.