Edy Rahmayadi: Senang Kali Gubernurnya Dipenjara

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi
Sumber :
  • Pemprov Sumut

VIVA –  Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, 'curhat' terkait adanya upaya beberapa oknum yang ingin memenjarakan dirinya. Menurut mantan Pangdam I Bukit Barisan itu, ada oknum yang melaporkan dirinya  ke KPK atau Kepolisian dengan tuduhan dugaan korupsi. 

img_title Ekspor Diperkuat, Komoditas Unggulan Sumut Senilai Rp258,9 Miliar Dikirim ke Berbagai Negara

Hal itu disampaikan Edy Rahmayadi kepada wartawan di rumah dinasnya, Kota Medan, Jumat siang, 28 Januari 2022. Menurutnya, tindakan beberapa oknum tersebut adalah fitnah kejam dan telah membuat nama baiknya tercemar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ini masih sibuk melaporkan ke polisi, melaporkan ke KPK. Suka kali, gubernurnya masuk penjara," kata Edy Rahmayadi. 

img_title Tak Hanya Kapolri, Kebijakan Gubernur Sumut Bobby Larang ASN Pakai Vape Didukung Anggota DPR

Baca juga: Edy Rahmayadi: Kalau Marah, Saya Ambil Pistol

Meski kecewa namun Edy mengaku tak ambil pusing atau menanggapinya terlalu berlebihan. Ia memilih fokus membangun Sumatera Utara menjadi lebih sejahtera dan bermartabat.

img_title Cetak Surplus Beras 27.633 Ton, Sumut Genjot Kawasan Pertanian Unggulan

"Fitnah begitu kejamnya, sudah anak buah ku gak ada yang membela, wartawan menodong pertanyaan agar koran laku. Kalau begitu, hancur masyarakat, hancur Sumatera Utara," ungkap Edy.

Dalam kesempatan itu, Edy juga terus mengingatkan kepada Bupati dan Wali Kota di Sumut untuk tidak sekalipun melakukan korupsi. Namun ia juga mengakui terkadang peringatannya tersebut tak digubris termasuk Bupati Langkat, Terbit Rencana Peranginangin yang belum lama ini dicokok KPK.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Di Sumatera Utara ini, sudah saya bilang pak Bupati, jangan korupsi. Korupsi lagi, korupsi lagi. Ketangkap lagi," ucap Gubernur Edy.

Edy menambahkan, apa yang menimpa para bawahannya itu justru membuat citra Sumut memburuk terkait dalam hal pemberantasan korupsi. "Ambil posisinya, yang haknya dan halal. pasti bisa," tegas mantan Ketua Umum PSSI itu.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo

Pramono Mau Rapat di 44 Kecamatan Jakarta Mulai November, Untuk Apa?

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengatakan akan mulai melakukan rapat di seluruh kecamatan di Jakarta pada November 2026. Total ada 44 kecamatan

img_title
VIVA.co.id
31 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut