Bupati Langkat Nonaktif Jadi Tersangka Kepemilikan Satwa Dilindungi

Orangutan dari rumah pribadi Bupati Langkat Terbit Rencana Peranginangin.
Orangutan dari rumah pribadi Bupati Langkat Terbit Rencana Peranginangin.
Sumber :
  • Istimewa

VIVA – Bupati Langkat non-aktif, Terbit Rencana Peranging-angin kembali menjadi tersangka. Kali ini dalam kasus kepemilikan satwa liar yang dilindungi. Satwa itu diketahui dipelihara di rumah pribadinya, di Kabupaten Langkat.

Penetapan tersangka Terbit berdasarkan Surat Perintah Dimulai Penyidik (SPDP) yang dikirim Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Utara ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, tanggal 8 Februari 2022.

"Iya benar, SPDP atas nama RTP (Terbit Rencana Peranging-angin) sudah kita terima," sebut Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sumut, Yos A Tarigan saat dikonfirmasi VIVA, Kamis 17 Februari 2022.

 Bupati Langkat, Terbit Rencana Peranginangin (kaos hitam).

Bupati Langkat, Terbit Rencana Peranginangin (kaos hitam).

Photo :
  • VIVA/Putra Nasution

Dalam SPDP tersebut, Yos menjelaskan Terbit diduga melakukan tindak pidana sebagaimana diatur pada Pasal 21 ayat (2) huruf a Jo Pasal 40 ayat (2) UU RO Nomor 5 Tahun 1990 tentang KSDAE Jo PP Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 106 Tahun 2018 tentang perubahan kedua atas Perubahan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/6/2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi.

Untuk penanganan kasus ini, Yos mengatakan pihaknya sudah membentuk tim jaksa untuk mengawasi dan menangani perkara ini hingga nanti disidang di Pengadilan Negeri.

"Atas diterimanya SPDP dari penyidik, pimpinan kita sudah menunjuk tim jaksa untuk mengikuti perkembangan proses penyidikan yang sedang dilakukan penyidik," kata mantan Kasi Pidana Khusus Kejari Deli Serdang itu.