Kemendikbud: Guru Honorer Tak Lulus Seleksi PPPK Jangan Berkecil Hati

Ilustrasi/Para guru honorer saat menyiapkan berkas untuk menjadi PNS.
Ilustrasi/Para guru honorer saat menyiapkan berkas untuk menjadi PNS.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Anhar Rizki Affandi

VIVA – Guru honorer yang lulus seleksi tes Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap I pada 2021, mulai melakukan tanda tangan kontrak kerja dengan Pemerintah Daerah masing-masing. 

Sekretaris Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Nunuk Suryani menyampaikan apresiasi dan rasa bahagia karena melalui penandatanganan ini, pemerintah daerah telah sah mengangkat para guru honorer sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). 

“Alhamdulillah, mulai 17 Februari 2021 guru-guru honorer yang lulus PPPK tahap I telah mulai melaksanakan penandatanganan kontrak kerja,” kata Nunuk di Jakarta, Jumat, 18 Februari 2022.

Ilustrasi antrean Guru Honorer untuk Menjadi PNS

Ilustrasi antrean Guru Honorer untuk Menjadi PNS

Photo :
  • VIVA.co.id/Anhar Rizki Affandi

Kepada para guru honorer yang belum lulus PPPK, Nunuk meminta kepada para guru untuk tidak berkecil hati karena masih ada kesempatan untuk ikut seleksi PPPK lagi pada tahun ini. 

“Yang lulus sebanyak 173 ribu itu baru 35 persen dari formasi yang tersedia. Kami terus berusaha agar 306 ribu yang ada terisi semua di seleksi saat ini,” katanya.

Kemendikbudristek mendorong untuk pemerintah daerah segera melakukan tanda tangan kerja dengan para guru honorer yang lulus seleksi ASN PPPK.