Basecamp Mapala UIN Sultan Alauddin di Gowa Diserang Massa

Basecamp Mapalasta UIN Sultan Alauddin diserang sekelompok orang
Sumber :
  • Istimewa

VIVA – Basecamp Mapalasta Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Alauddin diserang sekelompok orang yang diduga masyarakat sekitar UIN Sultan Alauddin, Gowa, Sulawesi Selatan. Sejumlah mahasiswa mengalami luka dan kantor sekretariat rusak.

img_title BPH Migas Ungkap Penyebab Antrean Panjang di SPBU Sulsel Dipicu Kenaikan Harga BBM Non Subsidi

Ketua Mapalasta Sultan Alauddin Sardiman mengatakan dirinya berada di lokasi saat peristiwa terjadi di kantor sekretariatnya, di Perumahan Patri Abdullah, Kelurahan Romang Polong, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Jumat malam, 11 Maret 2022.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia melihat tiba-tiba puluhan orang datang, sebagian kecil membawa senjata tajam berupa badik, dan melakukan penyerangan. Sardiman bahkan mengalami luka-luka di bagian kepalanya. Ponsel genggamnya juga rusak.

img_title Sistem Ganjil Genap Isi BBM Subsidi di SPBU Sulsel Berlaku 13-20 September

"Kami sudah laporkan peristiwa ini ke Polsek Somba Upu," kata dia, Senin, 14 Maret 2022.

Basecamp Mapalasta UIN Sultan Alauddin diserang sekelompok orang

Photo :
  • Istimewa

img_title KPK Sita Dokumen Penitipan Calon Mahasiswa Unsoed, Rumah 3 Wakil Rektor Digeledah

Laporan kepolisian itu teregestrasi dengan nomor STTLP/22/III/2022/SPKT/Polsek Somba Opu/Polres Gowa/Polda Sulawesi Selatan. Selain Sadirman, ada tiga anggota Mapalasta yang menjadi korban amukan massa.

Alumnus Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan itu menambahkan kantor sekretariatnya mengalami rusak parah. Kaca pecah, pintu depan, meja, dan kursi yang biasa menjadi lokasi mahasiswa belajar jadi amukan massa anarkistis.

"Kami berharap polisi menangkap semua pelaku, terutama otak penyerangan tersebut," tegas dia.

Sementara itu, kuasa hukum Mapalasta UIN Sultan Alauddin Hermawan Rahim menambahkan peristiwa ini dimulai dari konflik ringan di dalam kampus. Anggota Mapalasta sekaligus mahasiswa Kesejahteraan Sosial Fakultas Dakwah dan Komunikasi Muh Sulfajri cekcok dengan Farhan Syafik yang notabene teman sejurusan.

"Peristiwa itu sudah didamaikan dengan Wakil Dekan III FDK UIN Sultan Alauddin. Harusnya masalah sudah selesai di ruang lingkup kampus, tetapi entah mengapa pelaku ini diduga membawa massa menyerang ke Basecamp Mapalasta," kata dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hermawan juga menduga ada pelaku provokator di balik penyerangan ini. Dia meyakini sebagian massa yang tak tahu menahu pangkal masalah terlibat akibat provokasi.

Pemilik Law Firm Kandora dan Kawu yang berkantor di Gambir, Jakarta Pusat itu meminta aparat kepolisian untuk memproses hukum kasus tersebut. Penegak hukum sebagai representasi negara harusnya melindungi ruang dan kehidupan di kampus.  

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut