Profil Ketua IDI Sekaligus Pengurus MUI Adib Khumaidi

Adib Khumaidi
Sumber :
  • Berbagai sumber

VIVA – Adib Khumaidi terpilih sebagai Ketua Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia atau PB IDI periode 2022-2025. Adib terpilih untuk menggantikan ketua PB IDI sebelumnya, Daeng M. Faqih. Ketua Umum (Ketum) IDI baru periode 2022-2025 Adib Khumaidi disorot lantaran rangkap jabatan sebagai Pelaksana Ketua Lembaga Kesehatan Majelis Ulama Indonesia (LK MUI).

IDI sendiri tengah menjadi sorotan setelah badan otonom IDI, Mejelis Kehormatan Etik Kedokteran atau MKEK IDI mengeluarkan rekomendasi untuk memecat mantan menteri kesehatan Terawan Agus Putranto sebagai anggota IDI.

img_title Dokter di Bandung Bantah Cabuli Anaknya, Polda Jabar Selidiki Korban Bisa Tertarik Konten Pornografi

"Iya dokter Adib terpilih menjadi Ketua Umum. Jadi di IDI, ada mekanisme pemilihan yang berbeda dibanding organisasi lain. Jadi dokter Adib sudah terpilih di Muktamar Samarinda 2018, baru dikukuhkan di Muktamar Banda Aceh," terang Ketua Panitia Muktamar XXXI IDI Nasrul Musadir Alsa baru-baru ini.

dr Adib sebelumnya menjabat Wakil Ketua Umum PB IDI sejak 2018. Siapa sangka, sebelum berkarier di kedokteran, ia sempat sulit menjalani pola belajar di Fakultas Kedokteran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Profil Adib Khumaidi

img_title Respons Menohok Wali Kota Bandung soal Kasus Dokter Cabuli Anak

Dikutip dari Alumni Unair, berikut profil Adib Khumaidi, Ketua Umum PB IDI

Nama: Adib Khumaidi

img_title Cinta Ditolak, Seorang Dokter Diduga Aniaya Perawat di Cirebon, Korban: Hidung Saya Dipukul

Tempat dan tanggal lahir: Lamongan, 28 Juni 1974

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pendidikan:

  1. Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (1992-1999)
  2. Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi (Sp.OT)
  3. Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (lulus tahun 2011)
  4. Doktor (S-3) FK Universitas Hassanudin (2018)
  5. Karier dan Pengalaman Kerja
  6. Dokter umum di klinik 24 jam di Jakarta (1999-2001)
  7. Dokter PTT di Brigade Siaga Bencana (BSB) Depkes RI (2001-2004)
  8. Dokter Puskesmas Kepulauan Seribu (April-Juni 2002)
  9. Dokter IGD RSU Sari Asih Tangerang (September 2001-2007)
  10. Dosen tidak tetap mata kuliah kegawatdaruratan medis di program D-3 Jurusan Perumahsakitan dan Rehabilitasi Medik Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (2003-2005)
  11. Dokter Umum di Rumah Sakit Pertamina Pusat (RSPP) (November 2004-Januari 2005)
  12. Instruktur MFR, BLS, dan BTCLS AGD 118 (2002-sekarang)
  13. Instruktur MFR – Program PEER USAID (2002-sekarang)
  14. Konsultan HWS Project – World Bank (2005-2007)
  15. Dosen Tetap Fakultas Kedokteran dan Kesehatan (FKK) Universitas Muhammadiyah Jakarta (2006-sekarang)
  16.  Dokter SpOT RSUD Cengkareng Jakarta Barat (2011-sekarang)
  17. Dokter SpOT RSU Sari Asih Karawaci Tangerang (2011-sekarang)
  18. Kabid Kurikulum MEU FKK Universitas Muhammadiyah Jakarta (2013-2015)
  19. Anggota Senat Fakultas FKK UMJ (2013-2017)
  20. Anggota Komite Internship Dokter Indonesia (KIDI) Pusat (2014-2017)
  21. Wakil Dekan III FKK UMJ (2015-2016)
  22. Sekjen PB IDI (2015-2018)
  23. Wakil ketua PB IDI 2018-2022
  24. Ketua Umum PB IDI 2022-2025.
Ilustrasi kekerasan seksual terhadap anak.

Awal Mula Cerita Dokter Cabuli Anaknya Sejak 2025, Polisi Bongkar Siasat Pelaku

Direktur PPA PPO Polda Jabar Kombes Rumi Untari menceritakan awal mula dokter umum berinisial IS (37) cabuli anak kandungnya berinisial CA (3,6 tahun). Namun

img_title
VIVA.co.id
23 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut