Bupati Langkat Pasrah Jadi Tersangka Kerangkeng Manusia

KPK merilis penangkapan Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin Angin
Sumber :
  • VIVA/Willibrodus

VIVA – Bupati Langkat, Terbit Rencana Perangin Angin yang telah menjadi tersangka korupsi, angkat bicara soal dirinya yang juga dijerat sebagai tersangka kasus kerangkeng manusia. Terbit ditetapkan sebagai tersangka kasus kerangkeng manusia oleh penyidik Polda Sumatera Utara. 

img_title Kerangka Manusia Ditemukan di Perkebunan Tebu Gorontalo Diduga Jasad Echa yang Dilaporkan Hilang 3 Bulan

Selain dia, putranya bernama Dewa Perangin Angin juga berstatus tersangka dalam kasus yang sama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami sudah ikuti, kami terima apa adanya," kata Terbit Rencana di kantor KPK, Jl Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin, 18 April 2022.

img_title Geger! Seminggu Dua Kali Kerangka Manusia Ditemukan di Pasar Kemis Tangerang

Sebelumnya, Penyidik Direktorat Reskrimum Polda Sumut telah menahan delapan tersangka kasus tewasnya penghuni kerangkeng manusia di rumah pribadi milik Bupati nonaktif Langkat Terbit Rencana Perangin Angin (TRP).

Polisi memeriksa ruang kerangkeng manusia yang berada di kediaman pribadi Bupati nonaktif Langkat Terbit Rencana Peranginangin di Desa Raja Tengah, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Rabu, 26 Januari 2022.

Photo :
  • ANTARA/Oman

img_title AI Bisa Melenyapkan Manusia pada 2036

Sementara Terbit Rencana tidak dilakukan penahanan di Polda Sumut, lantaran telah menjadi tahanan kasus korupsi oleh KPK.

Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak dalam keterangannya mengatakan, delapan tersangka lain yaitu DP, anak dari Terbit Peranginangin. Lalu, tujuh tersangka lain, yakni HG, DP, JS, RG, TS, SP, IS, dan HS.

Dalam pengembangannya, sudah ditemukan empat terduga korban meninggal akibat penganiayaan di kerangkeng tersebut. Korban keempat yang baru dibongkar kuburannya adalah Dodi Santoso.

Kepala Bidang Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Hadi Wahyudi menjelaskan cara ini setelah penyidik berhasil mengungkap Dodi selaku korban keempat yang meninggal.

Untuk diketahui, Dodi kelahiran 31 Desember 1991 dan meninggal dunia pada 12 Februari 2018. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Penyebab kematian korban diduga pendarahan pada rongga tengkorak kepala atas kanan," kata Hadi kepada wartawan, Jumat 15 April 2022.

Ilustrasi AI

Teknologi AI Makin Dekat dengan Kehidupan Sehari-hari, Pekerjaan Apa Saja yang Bisa Dibantu?

Teknologi AI membantu menulis, belajar, menerjemahkan bahasa, mengolah data, dan membuat konten. Kenali manfaat, batasan, serta cara menggunakan AI secara bijak.

img_title
VIVA.co.id
23 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut