Atet yang Mengaku Disekap Catut Nama Mbak Tutut dan Prabowo

Kasus hukum yang disidangkan di pengadilan (foto ilustrasi).
Kasus hukum yang disidangkan di pengadilan (foto ilustrasi).
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

“Biar meyakinkan, bisa enggak saya dikasih jabatan sementara jadi direktur utama?” ujar KS menirukan ucapan Atet. 

KS pun mengiyakan permintaan itu sembari menjelaskan bahwa meski mengangkat Atet sebagai direktur, ada akte pengikat yang menyebut bahwa pengangkatan direktur ini hanya formalitas. Direktur tidak punya hak apapun atas perusahaan.

Sejak jadi Direktur itulah, Atet disebut mulai meminta sejumlah uang bernilai puluhan miliar rupiah. “Atet itu minta uang sampai 18 kali selama 3 minggu. Nilainya kalau dari pencatatan bagian keuangan perusahaan, mencapai Rp87 miliar,” ujar KS. 

Selama proses pemberian dana-dana itu, Atet minta penyerahan dalam bentuk tunai tanpa tanda terima. 

Kecurigaan KS mulai muncul ketika ia bertemu dengan mantan Dirsen Pussenif Brigjen AP. KS mengonfirmasi kepada Brigjen AP apa benar ada pertemuan Atet dengan dirsen lama dan baru. Sebab, pengakuan Atet ke KS bahwa ia ketemu para dirsen.

“Bang pernah ketemu Atet,” KS menirukan obrolannya dengan Brigjen AP. KS sampai menunjukkan foto Atet. Brigjen AP menjawab tidak pernah ketemu Atet. KS terkejut luar biasa. 

KS kemudian menghubungi Asintel TNI AD. “Saya kayaknya kena tipu nih,” kata KS mengingat ucapannya kepada Asintel TNI AD. 

Halaman Selanjutnya
img_title