Fakta-fakta Boyamin Saiman Dipanggil KPK Kasus Budhi Sarwono

Koordinator MAKI Boyamin Saiman di gedung KPK untuk serahkan barbuk penyuapan.
Koordinator MAKI Boyamin Saiman di gedung KPK untuk serahkan barbuk penyuapan.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso

VIVA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memeriksa Koordinator Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman, dalam kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang menjerat Bupati Banjarnegara nonaktif, Budhi Sarwono. Ini fakta-faktanya.

Boyamin MAKI tidak hadir dalam sidang kasus TPPU

KPK telah memanggil MAKI, Boyamin Saiman terkait dugaan tindak pidana pencucian uang di Banjarnegara hari ini. Namun, Boyamin tidak hadir dalam panggilan tersebut lantaran merasa belum menerima surat panggilan penyidik.

Namun KPK membantah belum mengirimkan pemberitahuan terkait pemanggilan kepada Koordinator MAKI Boyamin Saiman. KPK menyebut surat panggilan untuk Boyamin sudah diserahkan sejak pekan lalu. 

"Tim telah mengirimkan surat panggilannya pada pekan lalu, Kamis 21 April 2022," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada awak media, Senin. 

Boyamin jadi saksi kasus suap

Boyamin seharusnya diperiksa KPK sebagai saksi. Namun ia tak hadir karena merasa belum menerima surat panggilan penyidik. Penyidik akan memanggil ulang Boyamin. Dia diharap hadir dalam panggilan keduanya nanti.