Erick: Ponpes Harus Jadi Mercusuar Peradaban dan Penggerak Ekonomi

Menteri BUMN Erick Thohir di operasi pasar minyak goreng murah
Sumber :
  • Istimewa

VIVA - Menteri Badan Usaha Milik Negara sekaligus Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Erick Thohir berkomitmen menjadikan pondok pesantren sebagai mercusuar peradaban dan sebagai salah satu motor penggerak ekonomi umat. Hal itu ia sampaikan saat bersilaturahmi dengan para kiai dan alim ulama se-Pasuruan Raya, Jawa Timur.

img_title Pengembangan Lapangan Kerja hingga Investasi di Desa Transmigrasi Bisa Jadi Pusat Ekonomi Baru

Menteri BUMN Erick Thohir

Photo :
  • Istimewa

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Indonesia Emas 2045

img_title Sokong Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen, Wamendagri Bima Tegaskan Pentingnya Perluasan Akses Keuangan Daerah

"Kita dapat bersolidaritas dalam membangun tanah air tercinta dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat, baik secara sosial maupun ekonomi. Terutama, dalam menghadapi tantangan menuju Indonesia Emas 2045," kata Erick di Gedung Gradika, Pasuruan, dikutip pada Jumat, 6 Mei 2022.

Menurut Erick, persatuan bangsa harus menjadi nafas untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan. Untuk mewujudkan cita-cita tersebut, ia telah merancang sejumlah program di BUMN yang dapat dioptimalkan, khususnya oleh kalangan pesantren agar memiliki kemandirian ekonomi.

img_title Dulu Tuntut Liga Putri Digelar, Kini Erick Thohir Minta Suporter Buktikan Dukungan

Baca juga: Erick Thohir: Lonjakan Pemudik dan Logistik Tanda Ekonomi Bangkit

Perekonomian Berbasis Ponpes

Pertama, program BUMNU (Badan Usaha Milik Nahdlatul Ulama), yang dimulai dari pendirian 250 BUMNU baru tahun ini. Erick berharap BUMNU yang didampingi BUMN dapat menjadi faktor pendorong perekonomian umat berbasis ponpes.

BUMNU adalah program kolaborasi antara BUMN dan unit usaha di bawah NU, yang diluncurkan pada akhir Februari 2022, saat peringatan hari lahir NU ke-99.

Kedua, program santripreneur dan santri magang di BUMN, yang diharapkan dapat memberdayakan para santri dalam pengembangan ekosistem bisnis dan ekonomi syariah melalui perspektif ilmu fiqih yang dikuasai.

"Kemudian ada program makmur, yang dapat membina dan membantu petani maupun kalangan pesantren dalam pengembangan agribisnis. Dalam program ini petani mendapatkan pendampingan, akses pembiayaan dan hasilnya juga dibeli oleh BUMN," kata Erick.

Program Vokasi

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terakhir, lanjut Erick, BUMN memiliki program vokasi melalui tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) di 15 pesantren sebagai percontohan. Selain itu, ada juga program beasiswa pendidikan S2 yang dapat diikuti guru dan pengajar di pesantren.

Erick menyebut optimalisasi program-program tersebut akan berhasil jika masyarakatnya kompak dan harmonis dan tidak mudah terpecah belah oleh sentimen yang provokatif.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut