Polda Sumut Tetapkan 3 Tersangka Tewasnya 12 Emak-emak

Keterangan Pers Polda Sumut Terkait 12 Korban Jiwa di Mandailing Natal
Keterangan Pers Polda Sumut Terkait 12 Korban Jiwa di Mandailing Natal
Sumber :
  • VIVA/ B.S Putra

VIVA – Polda Sumatera Utara menetapkan 3 orang tersangka kasus penambangan ilegal di Kabupaten Mandailing Natal. Tambang longsor hingga membuat 12 ibu-ibu meninggal dunia.

Ketiga tersangka itu, yaitu JP berperan sebagai pemilik mesin dompeng, pemilik lahan serta pemodal untuk melakukan penambangan ilegal.

Lalu ada AP, berperan sebagai penampung butir emas hasil penambangan ilegal. Serta AL berperan sebagai penampung butir emas hasil penambangan ilegal.

"Ketiga tersangka, merupakan penyidikan dua Laporan Polisi (LP) terkait aktivitas penambangan emas tanpa izin yang kemarin mengakibatkan 12 orang meninggal dunia," ujar Direktur Reskrimum Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja di Mapolda Sumut, Rabu 18 Mei 2022.

Penetapan ketiga tersangka itu, sesuai dengan hasil penyidikan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumatera Utara dan Satuan Reserse Kriminal Polres Mandailing Natal.

Tatan menjelaskan dari hasil penyelidikan yang dilakukan bahwa aktivitas penambangan ilegal ditemukan unsur kelalaian. Sehingga menyebabkan 12 emak-emak tersebut tewas tertimbun longsor saat melakukan penambangan ilegal tanpa dilengkapi dengan pengamanan.

"Peristiwa itu terjadi karena kelalaian, tidak ada izin dan menggunakan cara yang salah," ungkap mantan Kepala Bidang Humas Polda Sumatera Utara itu.