Geledah Dua Kantor Dinas di Ambon, KPK Sita Dokumen Catatan Fee Proyek

Seorang petugas sedang membersihkan logo Gedung KPK di Jakarta (Foto ilustrasi)
Seorang petugas sedang membersihkan logo Gedung KPK di Jakarta (Foto ilustrasi)
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

VIVA – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di Kantor Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Kantor Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pemerintah Kota Ambon. Penggeledahan ini terkait kasus suap Wali Kota Ambon nonaktif Richard Louhenapessy.

Dalam penggeledahan, penyidik KPK berhasil menyita sejumlah barang bukti berupa dokumen hingga catatan yang diduga terkait penentuan nilai fee izin proyek di Kota Ambon. Penggeledahan tersebut dilakukan pada Rabu, 18 Mei 2022.

"Tim penyidik KPK selesai melaksanakan upaya paksa penggeledahan. Di dua lokasi ini ditemukan dan diamankan berbagai dokumen antara terkait berbagai usulan dan persetujuan izin proyek disertai catatan dugaan penentuan nilai fee proyek," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Kamis 19 Mei 2022.

Ali melanjutkan, barang bukti yang disita itu akan dianalisa tim. Selain dianalisa, barang bukti tersebut akan dikonfirmasikan kepada sejumlah saksi.

"Dikonfirmasi pada saksi-saksi terkait untuk melengkapi berkas perkara tersangka RL (Richard Lohenapessy) dan kawan-kawan," ujar Ali menambahkan.

Petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan (Foto ilustrasi).

Petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan (Foto ilustrasi).

Photo :
  • ANTARA FOTO/Adeng Bustomi

Sebelumya, ada oknum pegawai Pemkot Ambon diduga ketahuan membakar sejumlah dokumen terkait kasus korupsi yang tengah diusut KPK. Oknum berinisial OR itu langsung diamankan tim KPK yang dibantu Brimob Polda setempat.