Tersangka Korupsi Impor Baja Kepergok Teleponan di Mobil Tahanan

Tersangka korupsi impor baja Tahan Banurea menggunakan ponsel di mobil tahanan
Tersangka korupsi impor baja Tahan Banurea menggunakan ponsel di mobil tahanan
Sumber :
  • ANTARA/Laily Rahmawaty

VIVA – Analis Muda Perdagangan Impor di Direktorat Jenderal Perdagangan Luar Negeri (Dirjen Daglu) Kementerian Perdagangan, Tahan Banurea yang merupakan tersangka korupsi impor baja kedapatan menggunakan telepon genggam atau handphone saat berada di mobil tahanan Kejaksaan Agung.

Tersangka Tahan Banurea diketahui keluar dari Gedung Bundar Kejagung pada Kamis malam sekitar pukul 22.54 WIB, langsung dibawa masuk ke dalam mobil tahanan Kejaksaan Agung untuk dititipkan di Rutan Salemba Cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.

Saat berada di dalam mobil tahanan -- sebelum mobil tahanan melaju -- tersangka kedapatan sedang berbicara melalui sambungan telepon menggunakan ponsel. Tersangka juga tidak diborgol.

Menyikapi hal tersebut, Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Supardi memastikan bakal menyita ponsel milik Tahan Banurea. "Ponselnya disita," kata Supardi di Gedung Bundar, Jakarta, Kamis malam.

Menurut Supardi, tersangka menggunakan ponsel di dalam mobil tahanan dalam rangka menghubungi pihak keluarganya karena harus menjalani penahanan.

"Ketika dia (Banurea) di sini dia pingin menghubungi keluarganya kan. Itu bisa dipersilahkan dulu, bisa dipakai sebentar lalu diambil lagi. Jadi dalam rangka menghubungi keluarga," ujarnya

Analis Muda di Dirjen Perdagangan Luar Negeri, Kemendag, Tahan Banurea tersangka

Analis Muda di Dirjen Perdagangan Luar Negeri, Kemendag, Tahan Banurea tersangka

Photo :
  • ANTARA/Laily Rahmawaty