Kejagung Ungkap Peran Tahan Banurea dalam Kasus Impor Baja

Analis Muda di Dirjen Perdagangan Luar Negeri, Kemendag, Tahan Banurea tersangka
Analis Muda di Dirjen Perdagangan Luar Negeri, Kemendag, Tahan Banurea tersangka
Sumber :
  • ANTARA/Laily Rahmawaty

VIVA – Kejaksaan Agung menetapkan tersangka dari Kementerian Perdagangan (Kemendag) dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi pada Kamis, 19 Juni 2022. Status tersangka itu ditetapkan terhadap  Tahan Banurea (TB) selaku Analis Perdagangan Ahli Muda pada Direktorat Impor Direktorat Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Ketut Sumedana mengungkap peran Tahan Banurea dalam kasus dugaan korupsi impor baja. Tahan pernah jabat Kepala Sub Bagian Tata Usaha Periode 2017-2018 dan Kepala Seksi Barang Aneka Industri Periode 2018-2020 pada Direktorat Impor Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kemenda.

Menurut dia, saat menjabat Kasubag Tata Usaha periode 2017-2018, tersangka Tahan perannya melakukan urusan kepegawaian, administrasi keuangan, persuratan, kearsipan, dan rumah tangga direktorat.

“Meregistrasi surat masuk dan keluar dari Direktorat Impor termasuk pemberian nomor surat keluar (PI & Sujel) periode 2017; dan menerima sejumlah uang Rp50 juta sebagai imbalan pengurusan Sujel,” kata Ketut dalam keterangannya pada Jumat, 20 Mei 2022.

Gedung Kejaksaan Agung (Foto ilustrasi)

Gedung Kejaksaan Agung (Foto ilustrasi)

Photo :
  • ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

Ketut melanjutkan peran Tahan saat sebagai Kasi Barang Aneka Industri Periode 2018-2020. Ia bilang peran Tahan dengan memproses draf persetujuan impor besi baja, baja paduan dan turunannya yang diajukan pelaku usaha/importir.

“Setelah ada disposisi Kasubdit Barang Aneka Industri dan Bahan Baku Industri, kemudian Kasi melakukan pengecekan terhadap permohonan yang masuk serta menyiapkan draf jawaban,” jelas dia.