Banjir Rob di Semarang Semakin Tinggi, Pekerja Evakuasi Motor

Pekerja evakuasi motor saat banjir rob di Semarang.
Pekerja evakuasi motor saat banjir rob di Semarang.
Sumber :
  • VIVA/Teguh Joko Sutrisno

VIVA – Banjir air laut pasang atau banjir rob masih terjadi di Kota Semarang, Jawa Tengah. Kawasan Pelabuhan dan Industri Tanjung Mas Semarang menjadi lokasi yang paling terdampak banjir. 

Hingga Selasa siang, 24 Mei 2022 genangan banjir rob tak juga surut.  Bahkan informasi dari pihak Pelindo III yang mengelola pelabuhan, air mulai bertambah tinggi lagi karena air laut pasang kembali datang.

Berdasarkan pantauan, ratusan pekerja nekat menerjang genangan rob untuk mengevakuasi kendaraan mereka yang terendam banjir air laut pasang sejak kemarin.

Baca juga: Tok!!! DPR Sahkan Undang-undang PPP

Kendaraan mereka nyaris tak tampak saat mereka mendorongnya untuk dibawa ke tempat yang lebih tinggi. Baru setelah sampai di pintu gerbang pelabuhan, mereka bisa lepas dari genangan.

Tapi apa daya, sepeda motor mereka mogok total dan tidak bisa distarter. Alhasil ratusan kendaraan diparkir di jalan sehingga membuat macet arus lalu lintas.

Sementara itu, para pekerja yang harus masuk hari ini terpaksa diangkut dengan truk tronton. Pekerja memarkir kendaraan mereka di luar pelabuhan, lalu naik ke truk untuk diangkut menuju pabrik

Para pekerja itu antara lain para pekerja perusahaan tepung Sriboga, yang mana, pihak perusahaan menyewa truk untuk mengangkut karyawannya.

Banjir air rob masih menggenangi Kawasan Pelabuhan Tanjung Emas.

Banjir air rob masih menggenangi Kawasan Pelabuhan Tanjung Emas.

Photo :
  • VIVA/Didiet Cordiaz

"Nggak mungkin mas kalau naik sepeda motor atau mobil. Itu kendaraan tim SAR saja hanya bisa di ujung gerbang. Ya dari perusahaan menfasilitasi truk untuk mengangkut karyawan. Dan di lokasi pabrik juga juga relatif aman karena ada pompa yang dinyalakan terus untuk menguras air," jelas salah satu petugas keamanan.

Hingga saat ini seluruh jalan raya di kawasan pelabuhan masih terendam banjir rob sangat tinggi. Sementara di pemukiman Tambaklorok yang kemarin juga terdampak saat ini sudah surut. Tapi warga masih waspada mengingat rob biasanya muncul pada sore hari.

Laporan kontributor tvOne: Teguh Joko Sutrisno/Semarang