Sengaja Hilang Misterius, dr Faisal Ingin Mulai Hidup Baru dengan WIL

dr Faisal dan H alias U
dr Faisal dan H alias U
Sumber :
  • VIVA/Supriadi Maud

VIVA – Polisi membeberkan alasan dokter Faisal kabur dan demi bareng wanita selingkuhannya H alias U (43) di Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah (Sulteng). Dokter spesialis radiologi itu sengaja membuat sandiwara hilang secara misterius agar citra di hadapan keluarganya tetap baik. Dia kemudian diketahui sedang berada di penginapan alias "ngamar" dengan perempuan H.

Kapolres Tolitoli AKBP Ridwan mengatakan bahwa dokter Faisal membuat sandiwara dengan hilang misterius agar tetap punya kesan baik di hadapan keluarga dan bisa hidup bareng bersama selingkuhannya.

"Jadi dokter Faisal ini sengaja bikin kabar hilang misterius biar kesannya dia sama keluarga tetap baik," ungkap Kapolres Tolitoli AKBP Ridwan dalam keterangannya pada Jumat 27 Mei 2022.

Ridwan juga menyebut bahwa dokter Faisal beralasan membuat berita kehilangan dirinya agar bisa memulai hidup baru dengan selingkuhannya alias wanita idaman lain (WIL) itu.

"Dari keterangannya itu, dia mengaku mau ke Gorontalo terus mau ke Makassar. Dia mau cari usaha di sana, berdua memulai hidup baru, pengakuannya begitu," beber Ridwan.

Lebih lanjut AKBP Ridwan mengungkapkan bahwa dokter Faisal kabur bersama wanita selingkuhannya itu hanya berbekal kartu keluarga yang diduga berisi data yang telah dimanipulasi. Dalam kartu keluarga (KK) itu disebutkan dokter Faisal dan H sudah menikah padahal mereka belum menikah.

Apalagi sebenarnya dokter Faisal dan wanita H sama-sama sudah memiliki pasangan. Dokter Faisal memiliki istri dan wanita H juga memiliki suami di Sulawesi Barat (Sulbar).

"Manipulasi data mereka karena ada KK yang dia pegang statusnya suami istri di situ. Dia tidak mau bilang, dia berteman, tapi apa maksud itu suami istri keterangan dalam KK," lanjut dia.

Ridwan menyebut bahwa upaya pelarian dokter Faisal dan wanita H ini akhirnya gagal. Meski memakai identitas palsu, keduanya pun dapat diketahui warga dan  tertangkap polisi di sebuah penginapan di Kecamatan Paleleh, Buol, pada Kamis 26 Mei 2022 kemarin.

"Ternyata ada warga melihat orang mirip dengan dokter Faisal di Kecamatan Paleleh di Buol, perbatasan Gorontalo, dari informasi itu, akhirnya petugas bergerak mamastikan lalu mengamankannya," ungkap Ridwan.

Hingga kini, dokter Faisal dan wanita selingkuhannya sedang diperiksa intensif di Polres Tolitoli. Keduanya terancam dijerat pidana perzinaan hingga dugaan pemalsuan dokumen.

"Sementara kita masih mengejar siapa terlibat (pemalsuan dokumen), kalau ada terlibat orang Dukcapil kita sikat orang Dukcapil-nya. Ya betul, (ada) manipulasi," ujar dia.

Sebelumnya diberitakan, dr Faisal dikabarkan hilang misterius di Jalan Poros Tolitoli-Buol pada Jumat 6 Mei 2022 lalu.  Saat itu dr Faisal ditugaskan kesana untuk membagikan bantuan uang kepada warga korban bencana banjir Desa Kapas dan Desa Lingadan, Kecamatan Dakopamean, Tolitoli, Sulteng. Namun saat akan kembali dari tugas, dr Faisal kemudian dikabarkan hilang misterius.

Hilangnya radiolog itu bermula dari laporan warga yang melihat sebuah sepeda motor berada di tepi jurang Jalan Poros Tolitoli-Buol di Dusun Mamunu, Desa Lingadan, dengan mesin yang masih menyala. Warga yang kebingugan dan panik kemudian menghubungi pihak kepolisian.

Saat dilakukan olah TKP, polisi menemukan di sekitar sepeda motor, tas berisi identitas pemilik motor yang ternyata adalah dr Faisal. Polisi kemudian mencari alamat korban hingga berkomunikasi dengan keluarga Faisal.

Keluarga dr Faisal menjelaskan, bahwa dr Faisal baru saja membagikan sedekah bantuan uang dalam rangka Idul Fitri kepada penyintas banjir di Desa Lingadan, Kecamatan Dakopamean, pukul 23.00 WITA.

Setelah membagikan bantuan di Desa Lingadan, Faisal menuju Desa Kapas yang tak jauh dari Lingadan untuk membagikan bentuan serupa kepada penyintas banjir.
Setelah itu, Faisal tak ada kabar hingga akhirnya motornya ditemukan. 

Di lokasi kejadian itulah pihak kepolisian menemukan satu tas selempang berwarna hitam tanpa isi uang, satu pasang sandal, dua kartu vaksin atas nama Faisal dan Cyntia Kornelius istri Faisal, kartu nama Ikatan Dokter Indonesia atas nama Faisal, satu jaket dan helm berwarna merah.