Puluhan Penumpang KM Ladang Pertiwi yang Karam Belum Ditemukan

Sejumlah penumpang KM Ladang Pertiwi yang selamat usai kapal yang ditumpanginya tengelam di perairan Selat Makassar tiba di Dermaga Parappa, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Sabtu, 28 Mei 2022.
Sejumlah penumpang KM Ladang Pertiwi yang selamat usai kapal yang ditumpanginya tengelam di perairan Selat Makassar tiba di Dermaga Parappa, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Sabtu, 28 Mei 2022.
Sumber :
  • ANTARA

VIVA – Sebanyak 10 orang korban KM Ladang Pertiwi yang tenggelam di perairan Selat Makassar yang diselamatkan oleh kapal TB Max 05 dan kapal TB Cipta 2002, pada Jumat dini hari, 27 Mei 2022, telah diserahkan ke pihak keluarga di Dermaga Parappa, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan.

"Sudah tiba sekitar pukul 18.12 WITA dan untuk selanjutnya akan diserahkan ke pihak keluarga korban," kata Kepala Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional (Basarnas) Sulawesi Selatan, Djunaidi, Sabtu.

Puluhan korban sebelumnya mengapung di lautan dan diselamatkan dua kapal tersebut lalu membawa mereka ke Pulau Sanronengi, Tanakeke Kabupaten Takalar, usai menerima informasi dari kapal TB Sabang 25 yang juga berhasil menyelamatkan 7 orang penumpang.

Sejumlah penumpang KM Ladang Pertiwi yang selamat usai kapal yang ditumpanginya tengelam di perairan Selat Makassar tiba di Dermaga Parappa, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Sabtu, 28 Mei 2022.

Sejumlah penumpang KM Ladang Pertiwi yang selamat usai kapal yang ditumpanginya tengelam di perairan Selat Makassar tiba di Dermaga Parappa, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Sabtu, 28 Mei 2022.

Photo :
  • ANTARA

Berdasarkan data yang diperoleh Basarnas Sulawesi Selatan, jumlah penumpang kapal nahas tersebut sebanyak 42 orang penumpang (sebelumnya dilaporkan 43 orang).

"Total korban ditemukan selamat hingga saat ini yaitu 17 orang dan, setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan, kemudian diserahkan kepada keluarga korban," kata Djunaidi.

Sesuai informasi yang diperoleh Basarnas KM Ladang Pertiwi 02 tenggelam, pada Kamis siang, 26 Mei, sekitar 10 nautical mill (mn) di perairan Selat Makassar.