Di Serang, Siswa Difabel Bebas Masuk SD Negeri

Siswa SD tengah mengerjakan soal ujian. (Foto ilustrasi).
Sumber :
  • VIVA/Fajar Sodiq

VIVA – Bagi calon siswa yang difabel, bisa bebas memilih masuk ke Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kota Serang, Banten. Pemerintah tidak membuat batasan atau kuota tertentu untuk menerima kaum difabel menjadi siswa, dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang akan berlangsung tiga hari sejak tanggal 13 Juni 2022 mendatang.

img_title Puluhan Anak Disabilitas Netra Terima Bantuan Akses Digital, Diberi Smartphone Khusus hingga Latihan Teknologi

"Terkait siswa difabel di sekolah negeri, terkecuali SKh ya, pada dasarnya sekolah negeri akan menerima sepenuhnya siswa disabel untuk belajar," kata Kabid SD Dinas Pendidikan Kota Serang, Yayan Kosasih, di kantornya, Jumat 3 Juni 2022.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pola pembelajaran siswa biasa dan difabel untuk SD Negeri, sepenuhnya diserahkan ke guru kelas di setiap sekolah. Namun saat pendaftaran atau PPDB, panitia maupun guru biasanya akan berkonsultasi dulu dengan orangtua murid. 

img_title Kajian DEN Ungkap Siswa Penerima MBG Lebih Jarang Absen Dibandingkan Nonpenerima

Konsultasi diberikan untuk memberikan pemahaman metode pembelajaran yang akan diberikan sekolah ke siswa. Sehingga kedepannya, saat pembelajaran berjalan, tidak ada lagi kesalah pahaman.

Disisi lain, tidak ada aturan sekolah meminta bantuan guru khusus untuk mengajar siswa difabel di SD Negeri. Sehingga guru kelas juga harus mengajar siswa disabilitas.

img_title Toko Mewah Dijarah, Bangunan Dibakar, Mengapa Demo di Prancis Memanas?

"Kalau selama ini memang belum ada (minta bantuan guru khusus difabel), kalau dari kementerian memang tidak ada meminta bantuan. Tapi guru itu yang mengajar, nanti guru berkoordinasi dengan wali muridnya," terangnya.

Meski membuka pintu seluas-luasnya untuk siswa difabel belajar ke SD Negeri, Yayan menerangkan, hingga kini dia belum menemukan adanya siswa difabel yang masuk ke sekolah negeri. Mereka lebih memilih belajar di sekolah khusus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Karena kan mereka tenaganya, pengajarnya khusus, kalau di negeri kan guru kelas. Karena memang mereka diajarkan, dididik khusus untuk difabel," jelasnya.

demonstrasi di Prancis

Prancis Kerahkan 70.000 Polisi Jelang Demo Besar Gelombang Kedua, Museum Ditutup

Pasca berlangsungnya aksi kerusuhan besar di sela-sela demonstrasi pekan lalu, Prancis meningkatkan pengamanan menjelang gelombang demonstrasi nasional pada hari ini.

img_title
VIVA.co.id
24 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut