Pengadilan Tinggi Bandung Pangkas Hukuman M Kace Jadi 6 Tahun

Ilustrasi pengadilan.
Ilustrasi pengadilan.
Sumber :
  • Pixabay

VIVA – Majelis hakim Pengadilan Tinggi Bandung menjatuhkan vonis banding terhadap terdakwa kasus penistaan agama, M Kace, dengan vonis hukuman penjara selama 6 tahun penjara dari yang sebelumnya 10 tahun.

"Menjatuhkan pidana oleh karena itu kepada terdakwa dengan pidana selama enam tahun," kata hakim ketua Kharleson Harianja dalam sidang pembacaan putusan, Senin, 6 Juni 2022.

Hakim menyatakan telah menerima permohonan banding M Kece melalui kuasa hukumnya. Oleh karena itu, putusan itu mengubah ketetapan vonis yang dijatuhkan Pengadilan Negeri Ciamis dengan penjara 10 tahun.

Hakim menyatakan M Kace tetap terbukti bersalah melakukan penyiaran berita atau pemberitaan bohong dengan sengaja menerbitkan keonaran di kalangan masyarakat. Dia dikenakan Pasal 14 ayat (1) UU Nomor 1 Tahun 1964 tentang peraturan hukum pidana Jo Pasal 64 ayat (1) KUHPidana UU Nomor 8 Tahun 1981 tentang hukum acara pidana. 

"Menetapkan pidana yang dijatuhkan dikurangkan dari masa penangkapan dan penahanan yang telah dijalani terdakwa," katanya.

Terdakwa kasus penistaan agama M Kace menjalani persidangan pembacaan tuntutan

Terdakwa kasus penistaan agama M Kace menjalani persidangan pembacaan tuntutan

Photo :
  • ANTARA/Adeng Bustomi

Majelis hakim Pengadilan Negeri Kelas 1B Ciamis menjatuhkan hukuman penjara 10 tahun kepada terdakwa kasus penistaan agama M Kace. Hakim memerintahkan Jaksa untuk tetap menahan M Kace di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Ciamis.