Omicron BA.4 dan BA.5 Muncul di Bali, Sandiaga Minta Warga Waspada

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno di Bali.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno di Bali.
Sumber :
  • VIVA/Ni Putu Putri Muliantari (Bali)

VIVA – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno meminta masyarakat menjaga kewaspadaan usai ditemukannya virus COVID-19 varian baru di Bali yaitu Omicron BA.4 dan BA.5.

Hal ini diungkap Sandiaga Uno saat menyapa masyarakat Pulau Dewata dalam pawai pembukaan Pesta Kesenian Bali 2022.

"Saya sampaikan selalu kita harus jaga momentum kebangkitan pariwisata dengan memastikan kewaspadaan kita, sesuai arahan pemerintah kita tunggu bagaimana varian baru ini harus kita sikapi agar terkendali," ujar Menparekraf RI pada Minggu, 12 Juni 2022.

Ilustrasi pantai di Bali

Ilustrasi pantai di Bali

Photo :
  • istimewa

Sandiaga menyadari bahwa telah muncul virus COVID-19 varian Omicron BA.4 dan BA.5 yang perdana dikonfirmasi di Bali. Kemunculan jenis terbaru itu kabarnya tengah dalam proses evaluasi.

"Ini yang sekarang sedang kita evaluasi dan tentunya menunggu identifikasi para ahli Kemenkes dan Satgas COVID-19," sambungnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Dr. dr I Nyoman Gede Anom telah membeberkan bahwa seorang WNI tercatat positif Omicron BA.4 dan 3 orang WNA mengidap Omicron BA.5, dengan keempat pasien adalah delegasi event internasional GPDRR 2 pekan lalu.

Atas temuan kasus ini, mantan Wakil Gubenur DKI Jakarta tersebut mengaku memiliki kekhawatiran yang tak dapat dipungkiri.

"Tentunya kekhawatiran selalu ada, tapi kita optimis disiplin mengikuti arahan untuk melewati varian baru ini seperti kita melewati varian sebelumnya," ucapnya dengan yakin.

Menparekraf juga menyebut saat ini pariwisata Bali kian berkembang dengan kedatangan wisatawan nusantara mencapai 70 persen, sedangkan wisatawan mancanegara masih pada angka 30 persen.

Ia mengaku akan menggenjot angka tersebut untuk mencapai 100 persen kembalinya wisatawan nusantara ke Bali pada akhir tahun 2022, kemudian 50 hingga 70 persen untuk wisatawan mancanegara.

Dalam kesempatannya hadir di tengah masyarakat Bali, Sandiaga Uno menyebut penyelenggaraan Pesta Kesenian Bali dapat menjadi salah satu upaya percepatan kebangkitan ekonomi dan pariwisata.