Wisatawan Hilang di Bromo Ditemukan dengan Kondisi Dehidrasi

Wisatawan melihat gunung Bromo dari radius aman yakni di kawasan lautan pasir di Probolinggo, Jawa Timur, Rabu, 17 April 2019.
Wisatawan melihat gunung Bromo dari radius aman yakni di kawasan lautan pasir di Probolinggo, Jawa Timur, Rabu, 17 April 2019.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto

VIVA - Tim relawan gabungan berhasil menemukan wisatawan asal Pakis, Malang, Roni Nur Efendi (20 tahun), pada Selasa, 21 Juni 2022. Dia sempat dilaporkan hilang di kawasan Gunung Bromo, pada Minggu, 19 Juni 2022.

Anggota komunitas penggemar sepeda gunung berwisata di gunung Bromo yang sedang mengalami erupsi di Probolinggo, Jawa Timur, Sabtu, 23 Maret 2019.

Anggota komunitas penggemar sepeda gunung berwisata di gunung Bromo yang sedang mengalami erupsi di Probolinggo, Jawa Timur, Sabtu, 23 Maret 2019.

Photo :
  • ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto

Hanya Temukan Barang Korban

Petugas dari Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) saat itu hanya menemukan sepeda motor, handphone, sepatu, helm, dan jaket korban di Blok Pusung Duwur Resort Gunung Penanjakan, Pasuruan. Setelah itu, selama tiga hari sejal Minggu hingga Selasa ini petugas dari TNBTS, TNI, Polri, BPBD dan relawan lainnya melakukan pencarian terhadap korban.

"Sudah ditemukan kurang lebih pukul 12.00 WIB. Korban berhasil diketemukan dalam keadaan selamat pada koordinat 7°55'08"S 112°56'07"E kurang lebih 200 meter dibawah TKM (tempat kejadian musibah)," kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan.

Medan yang Sulit Dijangkau

Sadono mengatakan bahwa korban berada di medan yang sulit dijangkau oleh para relawan. Sehingga proses evakuasi membutuhkan waktu. Korban ditemukan dalam kondisi lemas karena mengalami dehidrasi. Tetapi secara umum kondisi korban sehat.

"Saat ditemukan kondisi korban lemas dan dehidrasi. Setelah recovery selanjutnya korban dievakuasi oleh Tim Sar Gabungan dibawa ke Posko TNBTS Wonokitri. Lalu diserahkan kepada pihak keluarga," ujar Sadono.

Berangkat Bersama 7 Orang Teman

Sebelumnya, kronologi awal korban bersama 7 orang temannya berangkat ke Bromo via Nongkojajar pukul Sabtu, 18 Juni 2022, pukul 22.00 WIB. Minggu pagi rombongan perjalanan turun dari Penanjakan ke arah lautan pasir Bromo. Saat itu korban masih bersama rombongan di salah satu warung di Lautan Pasir Bromo.

"Pada pukul 09:00 korban berpamitan ke teman-teman nya untuk mendahului pulang ke rumah via Tumpang. Pada pukul 09.10 WIB korban sempat Whastapp ke grup teman nya meminta bantuan. Tidak menyebutkan trouble dan lokasinya dan sempat mengirim shareloc ke grup teman nya pada pukul 09.45 WIB," tutur Sadono.

Sadono mengatakan setelah itu, rombongan mencari korban tetapi tidak menemukan lokasi korban. Setelah itu korban sempat menelefon salah satu teman nya bahwa si korban sudah di jemput keluarga dari Jabung, dan teman-teman korban berfikiran Roni dalam posisi aman dan pulang ke rumah.

"Pada Pukul 15.00 WIB pihak keluarga mencoba kroscek ke teman-temannya ternyata sudah berada di rumah masing. Keluarga juga sudah kroscek ke pihak TNBTS Wonokitri dan hanya menemukan kendaraan korban beserta HP, Jaket, dan helm yang sudah di aman kan oleh pihak TNBTS," kata Sadono.