Kejari Jaksel Minta Alvin Lim Kooperatif Ikuti Sidang

Ilustrasi kejaksaan.
Ilustrasi kejaksaan.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Anhar Rizki Affandi

VIVA – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jakarta Selatan, Nurcahyo Jungkung mengingatkan Pengacara LQ Indonesia Lawfirm, Alvin Lim bersikap kooperatif mengikuti proses persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Alvin disidang sebagai terdakwa kasus dugaan pemalsuan dan/atau penipuan dan/atau penggelapan.

“Kami harap Terdakwa Alvin Lim bersikap kooperatif mengikuti pemeriksaan persidangan yang dijadwalkan pada Senin depan (27 Juni 2022),” kata Nurcahyo di Jakarta pada Jumat malam, 24 Juni 2022.

Sehingga, kata Nurcahyo, persidangan dapat berjalan efektif dan segera mendapat kepastian hukum. Selain itu, Nurcahyo mengajak masyarakat agar ikut serta mengawal jalannya proses pemeriksaan persidangan perkara Alvin Lim.

Kasus hukum yang disidangkan di pengadilan (foto ilustrasi).

Kasus hukum yang disidangkan di pengadilan (foto ilustrasi).

Photo :
  • ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Sementara, ia menjelaskan informasi bahwa sidang terdakwa Alvin Lim yang diajukan oleh Penuntut Umum pada Kejari Jakarta Selatan mengabaikan prinsip ne bis in idem sebagaimana diatur dalam ketentuan Pasal 76 KUHP dan Pasal 18 Ayat (5) UU Nomor 39 Tahun 1999 tentang HAM.

Karena, perkara tersebut sebelumnya telah diputus melalui Putusan Mahkamah Agung RI No 873 K/Pid/2020 tanggal 22 September 2020 Jo. Putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Nomor: 28/PID/2020/PT.DKI tanggal 02 April 2020 Jo. Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Nomor 1036 /Pid.B /2018/PN.Jkt.Sel 20 Nopember 2019.

“Maka, perlu kami luruskan agar tidak terbentuk opini yang keliru. Adalah suatu kekeliruan dalam perspektif hukum, apabila suatu putusan hanya dibaca pada bagian amarnya saja,” jelas dia.