Cara Agar Stamina Tetap Bugar saat Berhaji

Jemaah haji Indonesia menunjukkan gelang identitas
Sumber :
  • MCH 2022

VIVA – Jelang puncak haji yang biasa disebut Armuzna (Arafah Muzdalifah dan Mina), jamaah Haji Indonesia diingatkan untuk terus menjaga stamina dengan meminimalisir kegiatan ibadah sunnah yang menguras energi. 

img_title Pemerintah Bakal Atur Tarif Pemeriksaan Kesehatan Calon Jamaah Haji, Ini Tujuannya

Pasalnya, para jemaah haji harus memiliki stamina yang terjaga saat menjalani rangkaian ibadah haji yang cukup melelahkan secara fisik. Itu sebabnya para jemaan diminta mengurangi aktifitas fisik berlebih jelang puncak haji. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dalam beberapa hari ini sebelum pelaksanaan Armuzna, kami meminta jemaah meminimalisir aktivitas-aktivitas yang lain misalnya umroh," ujar Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Arsyad Hidayat di Jeddah, Senin 27 Juni 2022. 

img_title Kemenhaj Persiapkan Seleksi 75 Ribu Petugas Haji 2027, Ini Persiapannya

"Artinya mereka harus menghemat energi dan tenaga, sehingga pada puncaknya nanti, wukuf dalam kondisi sehat. Karena ibadah haji itu ya Arafah,"  lanjut Arsyad.

Ketua PPIH (Panitia Penyelenggara Ibadah Haji) Arab Saudi, Arsyad Hidayat

Photo :
  • MCH/Zaky Al Yamani

img_title Tito Ajak Pemda Dukung Pembenahan Keberangkatan Haji dan Umrah, Mendagri Singgung Celah Kecurangan hingga Tarif

Arsyad menambahkan, dikhawatirkan para jamaah yang terlalu bersemangat membuat pada hari puncaknya tidak bisa melakukan wukuf. 

"Jangan nanti sunnahnya didahulukan, tapi yang wajib karena kondisinya lemah tidak bisa melakukan wajib dan rukun haji. Ini kan rugi sekali," ungkapnya.

Apalagi saat ini konsentrasi massa mulai terpusat di Kota Mekah, seiring kian dekatnya puncak haji. Kondisi ini berpotensi menciptakan sejumlah permasalahan yang bakal dihadapi para jemaah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Untuk itu kami melakukan penguatan di sektor khusus dengan penambahan personil yaitu 40 petugas pershift. Ini luar biasa, agar kami bisa maksimal memberi pelayanan sekitar Masjidil Haram sebagai tempat pusat ibadah," jelasnya. 

Mendagri Tito (tengah) menandatangani SEB tentang Digitalisasi Layanan Jemaah Haji Berbasis Data Kependudukan.

Teken SEB Digitalisasi Layanan Jemaah Haji Berbasis Data Kependudukan, Mendagri Soroti Antrean Keberangkatan Jemaah

Mendagri menegaskan upaya ini perlu didukung dengan sistem layanan digital berbasis data kependudukan yang dikelola Kemendagri untuk memperkuat proses verifikasi.

img_title
VIVA.co.id
9 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut