Kenali Penyebab dan Ciri PMK, Ini Penjelasannya

Penyebab dan Ciri PMK
Sumber :
  • Kata Data

VIVA – Menjelang hari raya Idul Adha, Indonesia diserang virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Lantas seperti apa sebenarnya virus PMK ini? Yuk simak penjelasan lengkapnya di artikel berikut.

img_title Tunggu Keputusan Purbaya, Menperin Sebut Insentif Motor Listrik Rp 5 Juta Siap Dijalankan

Setelah sempat menghilang sejak 1983, kini Penyakit Kuku dan Mulut (PMK) kembali menulari hewan ternak di berbagai provinsi. Oleh karena itu, para peternak harus mampu mengenali penyebab dan ciri-ciri PMK agar dapat melindungi hewan ternaknya secara lebih optimal dan tidak mengalami kerugian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

PMK disebabkan oleh virus tipe A dari keluarga Picornaviridae, yang menulari dan menyerang hewan ternak berkuku genap seperti kerbau, sapi, kambing, domba, dan babi.

img_title Purbaya Berikan Pembebasan Bea Masuk Impor Senjata dan Amunisi bagi TNI-Polri

Virus ini mampu bertahan hidup pada tulang, kelenjar, dan produksi susu pada hewan ternak. Virus ini menulari lewat udara, kontak langsung antara hewan tertular dan yang tidak tertular, juga melalui kontak tidak langsung melalui perantaraan manusia dan alat dan sarana transportasi yang sudah terkontaminasi.

Dampak yang langsung terlihat setelah hewan ternak terpapar virus ini adalah terjadinya penurunan produksi susu. Bahkan jika terpapar parah, hewan ternak dapat menemui kematian. Oleh karena itu, peternak diajak mencermati berbagai tanda-tanda penularan pada hewan ternaknya.

img_title Jangan Lengah Hantavirus, Dokter Ungkap Gejala Awal yang Sering Diabaikan!

Tanda pertama yang bisa segera diamati adalah hilangnya nafsu makan pada hewan ternak. Bersamaan dengan itu, biasanya juga ditemukan lepuh atau luka pada gusi, lidah, kuku, dan hidung hewan ternak.

Hewan ternak juga biasanya ditemukan memproduksi air liur berlebih. Sejurus kemudian, biasanya hewan ternak mulai terlihat pincang dan tidak mampu berjalan normal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jika berbagai gejala ini sudah terlihat, maka peternak diminta segera merespon dengan memisahkan hewan yang tertular dari hewan yang sehat dan mengkarantina hewan ternak selama 14 hari untuk dilakukan pengamatan lebih lanjut.

Setelah itu, peternak diminta segera menghubungi petugas kesehatan terdekat, untuk selanjutnya dilaporkan pada dinas kesehatan setempat untuk penanganan lebih lanjut.

Ilustrasi penyebaran virus west nile

3 Orang Meninggal Gara-gara Virus West Nile, Apa Itu? Kenali Penyebab dan Gejalanya

Virus West Nile di Belanda menginfeksi 18 orang dan menewaskan 3 orang. Kenali cara penularan, gejala, risiko penyakit berat, serta penyebarannya pada hewan.

img_title
VIVA.co.id
11 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut