2.500 Lebih Jemaah Haji Indonesia Bakal Laksanakan Tarwiyah

Jemaah haji Kloter 27 Jakarta jalur fast track di Bandara Jeddah
Jemaah haji Kloter 27 Jakarta jalur fast track di Bandara Jeddah
Sumber :
  • MCH / Zaky Al Yamani

VIVA – Lebih dari 2.500 calon haji dari Indonesia berencana melaksanakan sunah tarwiyah pada 8 Dzulhijjah, sebelum puncak pelaksanaan ibadah haji 1443 Hijriah.

"Saat ini baru terdaftar 2.536 jamaah yang akan ikut tarwiyah," kata Kepala Seksi Bimbingan Ibadah Panitia Penyelenggaraan Ibadah Haji Daerah Kerja Mekah, Ansor di Mekkah, Arab Saudi, Sabtu 1 Juli 2022.

Dia mengatakan bahwa pada pelaksanaan ibadah haji tahun 2019, saat Indonesia mendapat kuota haji penuh untuk sekitar 218 ribu orang, hingga menjelang Hari Tarwiyah (8 Dzulhijjah) ada 6.000 anggota jemaah yang terdata hendak melaksanakan sunah tarwiyah.

"Karena (kuota haji tahun ini) persentasenya hanya 46 persen, ini sudah mendekati puncak, kita pikir mungkin di bawah 4.000 (yang tahun ini melaksanakan ibadah sunah tarwiyah)," kata Ansor.

Pada masa Rasulullah SAW, jemaah haji mengisi perbekalan air di Mina pada Hari Tarwiyah, tanggal 8 Dzulhijjah, untuk melakukan perjalanan menuju ke tempat wukuf di Arafah pada 9 Dzulhijjah.

Pada masa ini, sebagian jemaah haji mengikuti sunah tersebut dengan berangkat dari penginapan menuju ke Mina pada 7 Dzulhijjah kemudian berdiam di Mina pada 8 Dzulhijjah dan melanjutkan perjalanan menuju ke Arafah pada 9 Dzulhijjah.

Namun, sunah tarwiyah tidak termasuk rukun dan wajib haji.