Apa Itu Haji Mabrur? Ini Penjelasan dan Ciri-cirinya

Jemaah shalat fardhu di Masjidil Haram, Mekkah.
Sumber :
  • ANTARA/Desi Purnamawati

VIVA Nasional – Menunaikan ibadah haji adalah rukun islam ke-5 bagi umat muslim yang mampu menjalankannya. Setiap jemaah haji yang berangkat memenuhi panggilan Allah ke Tanah Suci, tentu mengharapkan dapat meraih haji mabrur. Apa itu haji mabrur? Simak ulasannya berikut ini.

img_title Ciri-ciri Haji Mabrur yang Sering Gak Disadari, Nomor 5 Paling Penting!

Pengertian Haji Mabrur

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelaksanaan ibadah umrah di masa pandemi

Photo :
  • Saudi Press Agency

img_title 5 Fakta Menarik tentang Kota Madinah Arab Saudi: Kota Suci yang Penuh Sejarah dan Keistimewaan

Mengutip dari tvonenews.com bersumber laman resmi Dirjen Haji dan Umrah Kementerian Agama, haji mabrur menurut bahasa, berarti haji yang baik atau yang diterima oleh Allah SWT. Sementara menurut istilah, haji mabrur adalah haji yang mendorong pelakunya menjadi lebih baik dari sebelumnya. 

Sedangkan menurut syar'i, haji mabrur adalah haji yang dilaksanakan sesuai dengan petunjuk Allah dan Rasul-Nya, dengan memperhatikan berbagai syarat, rukun, wajib dan adabnya.

img_title Momen Haru di Tanah Suci: Afgan Ungkap Perasaan Terenyuh di Bus Jemaah Haji, Merasa Pulang Membawa Keluarga Baru

Serta menghindari hal-hal yang dilarang (muharramat) dengan penuh konsentrasi dan penghayatan semata-mata atas dorongan iman dan mengharap ridha Allah SWT.

Kriteria dan Ciri-ciri Haji Mabrur

Para jemaah haji di Mekah, Arab Saudi pada ibadah haji.

Photo :
  • AP Photo/Hassan Ammar)

Masih dikutip di laman yang sama, berikut beberapa kriteria untuk meraih haji yang mabrur dan harus ditempuh oleh jemaah haji.
- Pelaksanaan ibadah haji harus didasari dengan niat yang ikhlas semata-mata karena Allah SWT.
- Biaya dan bekal untuk menunaikan haji harus berasal dari harta halalan thayyiban.
- Pelaksanaan ibadah haji sesuai dengan tuntunan manasik yang benar (rukun, wajib, dan sunat).
- Menghindari seluruh larangan ihram dan perbuatan maksiat yang dapat mengurangi pahala hajinya.
- Memperbanyak dzikir, istighfar dan amal saleh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski telah melakukan semua kriteria di atas, mabrur tidaknya haji seseorang hanya Allah yang tahu dan memang tidak dapat dilihat. 

Kendati demikian, seseorang yang dapat meraih haji mabrur itu memiliki ciri-ciri tersendiri, ciri-ciri Jemaah haji yang mabrur antara lain:
- Santun dalam bertutur kata.
- Menyebarkan kedamaian.
- Memiliki kepedulian sosial.
- Berperilaku (amal perbuatan) lebih baik dibanding dengan sebelum menunaikan ibadah haji.
- Bertambah zuhud terhadap kehidupan dunia dan lebih mengutamakan akhirat.
- Senantiasa berserah diri kepada Allah dengan menerapkan sikap sabar, syukur, tawakal
dan ridha.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut