Anak Muda Y20: Turunkan Harga Akses Internet!

Ilustrasi berselancar di internet.
Sumber :
  • Bingiton Seo

Maria Monica Wihardja selaku Visiting Fellow ISEAS - Yusof Ishak Institute pada talk show yang diadakan pada KTT Y20 mengatakan terdapat potensi konsekuensi negatif dari transformasi digital. Di antaranya adalah munculnya kesenjangan teknologi dan ekonomi.

img_title Geber Program Lisdes, Pemerintah Targetkan Seluruh Desa di Indonesia Teraliri Listrik di Tahun 2029

“Isu-isu ini sebagian disebabkan oleh minimnya standar internasional. Di sinilah, G20 dapat melakukan intervensi untuk menetapkan norma dan standar internasional di sektor digital untuk memitigasi risiko ini,” jelas Monica. Dirinya menambahkan bahwa puncak KTT G20 dan Y20 perlu menyepakati strategi untuk mengukur dampak dari transformasi digital.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Delegasi Y20 menegaskan bahwa akses internet adalah potensi terbesar untuk memberikan kesempatan belajar, bekerja, konektivitas sosial, dan pertumbuhan ekonomi. Rekomendasi kebijakan yang disusun oleh delegasi dan para pemuda Y20 mencakup tindakan untuk memastikan transisi yang adil, inklusif, dan berpusat pada perubahan masyarakat dan ekonomi menuju arah digital.

img_title ESDM Komitmen Perkuat Jangkauan Listrik: Kita Bangun Akses yang Lebih Baik

Baca juga: Ridwan Kamil Tak Ingin G20 Didominasi Urusan Kalangan Tua

img_title Pulung Agustanto: Anak Muda Menganggur Jadi Korban Kebijakan yang Salah
Garuda Indonesia menggandeng Yoowifi Indonesia meluncurkan Garuda eSIM

Penumpang Internasional Kini Bisa Punya Akses Internet di 160 Negara Tanpa Ganti Kartu SIM

Garuda Indonesia menegaskan komitmen untuk menghadirkan nilai tambah layanan penerbangan, yang menjawab kebutuhan perjalanan yang terus berkembang bagi penumpang

img_title
VIVA.co.id
8 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut