DPR Minta Kenaikan Tarif ke Taman Nasional Komodo Dikaji Ulang

Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira.
Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Edwin Firdaus

VIVA Nasional - Anggota Komisi X DPR, Andreas Hugo Pareira, menyatakan kenaikan tarif ke Taman Nasional Komodo yang drastis menimbulkan shock bagi pelaku wisata di Labuan Bajo karena khawatir akan berkurangnya kunjungan wisatawan.

Berimbas pada Pelaku Wisata

“Tentunya akan berimbas pada pelaku wisata dan ekraf yang baru saja mulai pulih dari situasi pandemi COVID-19 dengan kembali ramainya kunjungan turis ke Labuan Bajo,” kata Andreas di Jakarta, Jumat, 5 Agustus 2022.

Pelaku pariwisata menolak kenaikan tarif masuk Taman Nasional Komodo

Pelaku pariwisata menolak kenaikan tarif masuk Taman Nasional Komodo

Photo :
  • tvOne/Jo Kenaru

Andalkan Wisatawan Lokal

Menurut Andreas, Labuan Bajo memang dikenal sebagai destinasi yang banyak menjadi tujuan turis asing. Namun sejak beberapa tahun terakhir, pariwisata di Labuan Bajo banyak mengandalkan wisatawan lokal, khususnya dengan adanya pembatasan akibat pandemi COVID-19.

“Kenaikan tarif itu tentu akan berdampak besar bagi para pelaku pariwisata yang tak hanya mengharapkan kehadiran turis kaya atau turis asal negara lain. Apalagi, selama pandemi COVID-19, para pelaku pariwisata justru tertolong dengan kehadiran para pelancong domestik,” kata legislator dari Dapil NTT I itu.

Baca juga: Jokowi Ungkap Alasan Kenaikan Tarif Masuk Taman Nasional Komodo

Turis Tidak Berkantong Sangat Tebal

Andreas mengatakan situasi itu membuktikan, para turis yang tidak berkantong sangat tebal justru menjadi jaring pengaman sosial bagi industri wisata di Labuan Bajo. Oleh karena itu, lanjutnya, kebijakan kenaikan tarif wisata perlu dikaji ulang demi keberlangsungan industri pariwisata di Labuan Bajo.

Ribuan pelaku pariwisata demo terkait konflik bisnis di Taman Nasional Komodo

Ribuan pelaku pariwisata demo terkait konflik bisnis di Taman Nasional Komodo

Photo :
  • Jo Kenaru/Manggarai Barat, NTT

“Situasi Labuan Bajo dengan suguhan aksi-aksi demo merupakan suguhan yang buruk bagi wisatawan dan negatif campaign untuk Labuan Bajo-Flores. Kalau demo mogok massal ini berlangsung terus, wisatawan enggan dan tidak nyaman untuk berkunjung,” kata Andreas.

Naikkan Tarif Masuk ke TN Komodo

Pemerintah memutuskan menaikkan tarif masuk ke TN Komodo, termasuk Pulau Komodo dan Pulau Padar, dari Rp200 ribu menjadi Rp3,75 juta. Tarif tersebut berlaku untuk setahun, belum termasuk sewa kapal dan akomodasi. Alasan kenaikan tarif masuk itu adalah agar ada pembatasan pengunjung TN Komodo demi melindungi komodo dari kepunahan.

Atas kebijakan kenaikan tarif itu, pelaku wisata di Labuan Bajo melakukan aksi mogok massal untuk waktu sebulan sebagai bentuk protes. Komisi X DPR yang membidangi urusan pariwisata itu menyatakan memahami kekhawatiran para pelaku wisata dan ekonomi kreatif setempat.