Dusun di Jember Diserang OTK, Polda Jawa Timur Terjunkan Brimob

Aparat Kepolisian dan TNI berjaga-jaga di satu dusun yang diteror oleh orang tak dikenal di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Sabtu, 6 Agustus 2022.
Aparat Kepolisian dan TNI berjaga-jaga di satu dusun yang diteror oleh orang tak dikenal di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Sabtu, 6 Agustus 2022.
Sumber :
  • VIVA/Nur Faishal

VIVA Nasional – Kepolisian Daerah Jawa Timur menerjunkan personel Brimob untuk mendukung Kepolisian Resor Jember guna meredam aksi teror oleh orang tak dikenal (OTK) di Dusun Baban Timur, Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo, Jember, beberapa pekan lalu. Suasana dusun tersasar teror masih mencekam karenanya dijaga aparat gabungan.

Peristiwa teror itu terjadi di dua pedukuhan, yaitu di Pedukuhan Patungrejo dan Pedukuhan Dampikrejo. Akibat teror itu, beberapa rumah dan kendaraan bermotor milik warga terbakar. Kepolisian sudah mengamankan beberapa orang dalam kasus itu dan masih mendalami motifnya.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jawa Timur Komisaris Besar Polisi Dirmanto menuturkan, sebanyak 52 personel Polres Jember, 30 personel Brimob dan 22 personel dari Unit Kejahatan dengan Kekerasan Polda Jawa Timur. "Kami luruskan, kerusuhan atau aksi teror itu terjadi di Dusun Baban Timur yakni Padukuhan Patungrejo dan Padukuhan Dampikrejo, tidak sampai merembet ke dusun lainnya," katanya pada Sabtu, 6 Agustus 2022.

Aparat Kepolisian dan TNI berjaga-jaga di satu dusun yang diteror oleh orang tak

Aparat Kepolisian dan TNI berjaga-jaga di satu dusun yang diteror oleh orang tak

Photo :
  • VIVA/Nur Faishal

Dirmanto mengatakan, pihaknya telah menangkap satu orang yang disangka melakukan penyerangan dan orang itu sedang diperiksa. Dia adalah Juri (55 tahun), warga Dusun Lekap, Desa Banyuanyar, Kecamatan Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi.

Untuk meredam suasana dan menjamin keamanan warga, kata Dirmanto, Kepolisian telah membuat posko di Dukuh Dampikrejo, Dukuh Patungrejo, dan satu posko di batas dusun akses masuk ke Kalibaru.

"Kami juga menambah personel pengamanan dari Sat Samapta di lokasi dengan jumlah seluruhnya 40 personel. Serta dari personel Brimob sebanyak 60 personel dari Malang akan diterjunkan hari ini," ujarnya.