Pengacara: Bharada E Konsisten, Mengaku Tak Tahu Ada Pelecehan

Ajudan Irjen Pol Ferdy Sambo, Bhayangkara Dua Richard Eliezer atau Bharada E.
Ajudan Irjen Pol Ferdy Sambo, Bhayangkara Dua Richard Eliezer atau Bharada E.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/hp

VIVA Nasional – Kasus kematian Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J masih menjadi sorotan publik sampai saat ini. Kronologi awal yang beredar adalah Brigadir J melakukan tindak pelecehan terhadap istri Irjen Ferdy Sambo, yaitu berinisial PC. 

Namun, kuasa hukum Bharada E, yaitu Deolipa Yumara mengungkap suatu fakta baru terkait pelecehan tersebut. Dia mengatakan bahwa Bharada E mengaku konsisten dan tidak mengetahui adanya tindakan pelecehan seksual terhadap ibu PC.

Bharada E (Baju hitam) datangi Komnas HAM dikawal Brimob

Bharada E (Baju hitam) datangi Komnas HAM dikawal Brimob

Photo :
  • VIVA / Rahmat Fatahillah Ilham

"Betul, dia (Bharada E tidak tahu. Tidak tahu (ada pelecehan)," kata Deolipa dalam keterangannya kepada wartawan, Selasa 9 Agustus 2022.

Kuasa hukum Bharada Richard Eliezer alis Bharada E, Deolipa Yumara.

Kuasa hukum Bharada Richard Eliezer alis Bharada E, Deolipa Yumara.

Photo :
  • Ilham Rahmat/VIVA

Hal tersebut senada dengan ungkapan dari Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik beberapa waktu lalu. Taufan meragukan akan adanya dugaan pelecehan seksual terhadap istri Sambo. Dia mengatakan saksi dalam peristiwa baku tembak ini tidak melihat adanya pelecehan.

"Problem krusialnya karena di TKP itu yang bisa kita dapatkan hanya keterangan Bharada E, yang dia katakan dia mendengar teriakan-teriakan dari si ibu ini, tolong Richard (Bharada E), tolong Ricky, kemudian akhirnya Richard turun ke bawah dan bertemu Yosua (Brigadir J)," ujar Taufan dalam FGD Jaringan Aktivis Batak Indonesia, Jumat, 5 Agustus 2022.

Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik

Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik

Photo :
  • Dok Komnas HAm

Hal ini dikarenakan, tidak ada saksi lain dalam peristiwa itu selain Bharada E yang diperkuat dengan adanya Bripka Ricky Rizal. Kata Bharada E, dirinya mendengar langsung PC berteriak meminta tolong.

Kemudian, lanjut Taufan, dalam peristiwa itu Bripka Ricky juga tidak melihat langsung tembak menembak pasca adanya teriakan PC. Ricky hanya melihat Yosua (Brigadir J) mengacungkan senjata kemudian ketika ada suara tembakan ia langsung bersembunyi.

Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik

Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik

Photo :
  • VIVA/Rahmat Fatahillah Ilham

"Jadi dia enggak tahu sebenarnya lawan tembaknya Yosua (Brigadir J) itu siapa, menurut kesaksian dia. Setelah kemudian suara tembakan berhenti, baru dia keluar dan melihat Yosua sudah telungkup kemudian dia lihat Bharada E turun dari tangga," jelasnya.

"Sehingga sebagai penyelidik, kami bertanya-tanya ada apa ini? Tentu saja kami tidak mau menuduh sembarangan tapi kami menduga ada yang tidak logis begitu. Saksi yang menyaksikan penodongan itu tidak ada, makanya kami juga belum bisa meyakini apa terjadi pelecehan seksual atau tidak," ungkap Taufan.

Baca juga: Pengacara Bharada E: Tak Ada Baku Tembak dengan Brigadir J