11 Perwira Termasuk Ferdy Sambo Diamankan di Tempat Khusus

Irjen Ferdy Sambo di Bareskrim Polri
Irjen Ferdy Sambo di Bareskrim Polri
Sumber :
  • VIVA / Rahmat Fatahillah Ilham

VIVA Nasional - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengatakan ada 11 polisi yang ditempatkan di tempat khusus terkait kasus pembunuhan Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J. Sebelumnya, cuma ada 4 polisi yang ditempatkan di sana terkait kasus ini.

"Kita juga telah melakukan penempatan khusus kepada empat personel beberapa waktu lalu dan saat ini bertambah menjadi 11 personel Polri," kata Sigit di Mabes Polri, Jakarta, Selasa 9 Agustus 2022.

Dari 11 orang itu, kata Listyo, terdiri dari satu jenderal bintang 2 atau Irjen, dua jenderal bintang 1 atau brigjen. Kemudian,  ada juga Komisaris Besar, tiga Ajun Komisaris Besar, dua Komisaris, serta satu Ajun Komisaris. 

Menurut dia, kemungkinan jumlah personel yang akan diperiksa masih bisa bertambah. Ia bilang sejauh ini, ada 56 personel polisi yang diperiksa. Namun, yang diduga melanggar kode etik ada 31 orang. "Ini kemungkian masih bisa bertambah," ujar Sigit.

Baca Juga: Sambo dan 2 Jenderal Divpropam Dicopot, DPR: Patut Diapresiasi

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Photo :
  • Polri

Dalam kasus kematian Brigadir J, Polri sudah menetapkan eks Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan Brigadir J. Sebelumnya, tiga orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini yaitu Bharada E, Bripka RR, dan sopir istri Irjen Ferdy Sambo berinisial KM.

Polri menjerat Sambo dengan pasal 340 tentang pembunuhan berencana. Sambo diduga sengaja mengintruksikan Bharada E untuk membunuh Brigadir J. Pun, Sambo juga menyuruh sejumlah tersangka lain untuk membantu merekayasa kematian Brigadir J. 

Maka itu, Polisi menganggap apa yang dilakukan oleh Sambo telah memenuhi pasal 340 KUHP.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan keempat tersangka, menurut perannya masing-masing, penyidik menerapkan pasal 340 subsider pasal 338 junto pasal 55 dan 56 KUHP" Kata Kepala Bareskrim Polri Komjen Agus Andrianto saat konferensi pers di Mabes Polri, Selasa 9 Agustus 2022.

Aksi penembakan terjadi di rumah dinas Ferdy Sambo di Duren Tiga, Jakarta Selatan, pada Jumat, 8 Juli 2022 lalu. Dalam insiden ini, Brigadir J tewas karena luka tembakan dan penganiayaan.