Jokowi Sedih Jika Mendengar Warga Indonesia Berobat ke Luar Negeri

Presiden Jokowi di RSUD dr. Soedarso, Kota Pontianak
Presiden Jokowi di RSUD dr. Soedarso, Kota Pontianak
Sumber :
  • Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini meyakini bahwa RSUD dr. Soedarso yang memiliki luas tanah 26,63 hektare tersebut memiliki fasilitas modern yang mampu melayani dan menangani kasus-kasus atau penyakit yang ada di masyarakat. Dengan demikian, diharapkan masyarakat di Kalimantan Barat tidak perlu pergi ke luar negeri untuk berobat.

"(Pembangunan) habis Rp205 miliar, alkesnya juga kurang lebih Rp200-an miliar, ini yang namanya gotong royong untuk menyelesaikan tadi uang yang harus keluar karena tidak siapnya rumah sakit kita. Tadi saya cek, ada 277 tempat tidur, cek ruang operasi, cek ICU semuanya saya lihat, sudah super modern saya jadi ingatkan enggak usah (berobat) ke luar (negeri), di sini sudah cukup untuk menangani kasus-kasus yang ada," ujar Presiden.

Presiden Jokowi di RSUD dr. Soedarso, Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat

Presiden Jokowi di RSUD dr. Soedarso, Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat

Photo :
  • Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji mengatakan bahwa rumah sakit tersebut tidak akan dikategorikan berdasarkan kelas, melainkan penanganan jenis penyakit setiap pasien.

"Rumah sakit ini nanti dioperasikan tanpa kelas, Pak, karena kami berpendapat rumah sakit itu, kelas itu (seharusnya) tergantung dari jenis penyakitnya. Jadi tidak memandang dari sisi kemampuan membayar, tetapi dari sisi jenis penyakitnya," ujar Sutarmidji.

Turut mendampingi Presiden dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo dalam acara tersebut antara lain Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri PUPR Basuki Hadimudjono, dan Direktur RSUD dr. Soedarso drg. Yuliastuti Saripawan.