Mahfud MD Sebut Punya Bukti Brigadir J Jago Tembak, Bukan Bharada E

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD berbicara kepada pers saat kunjungan kerja ke Natuna, Kepulauan Riau, Selasa, 23 November 2021.
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD berbicara kepada pers saat kunjungan kerja ke Natuna, Kepulauan Riau, Selasa, 23 November 2021.
Sumber :
  • ANTARA

VIVA – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD menyebutkan punya bukti Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J jago dalam menembak.

"Yang jago nembak yang meninggal (Brigadir J) itu. Kalau sertifikat yang ada di meja saya penghargaannya itu (atas nama Brigadir J)," kata dia kepada wartawan, Selasa, 9 Agustus 2022.

Menko Polhukam Mahfud MD usai menerima kedatangan ayah Brigadir J.

Menko Polhukam Mahfud MD usai menerima kedatangan ayah Brigadir J.

Photo :
  • VIVA.co.id/ Rahmat Fatahillah Ilham

Dalam skenario baku tembak yang disusun mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Polri, Inspektur Jenderal Polisi Ferdy Sambo, disebut Bharada Richard Eliezer alias Bharada E berhasil menembak Brigadir J yang panik saat ketahuan diduga melecehkan istri Sambo, PC. Sementara tembakan Brigadir J ke Bharada E disebut meleset semuanya.

"Yang ini (Bharada E) malah enggak bisa (tidak mahir menembak)," katanya.

Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J

Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J

Photo :
  • tvone

Sebagai informasi, Polri telah menetapkan Irjen Ferdy Sambo sebagai tersangka dalam kasus penembakan Brigadir J. Sebelumnya, tiga orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini yiatu Bharada E, Brigadir J dan sopir istri Irjen Ferdy Sambo berinisial KM.

Aksi penembakan terjadi di rumah dinas mantan Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo pada Jumat, 8 Juli 2022 lalu. Dalam insiden ini, Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat tewas karena luka tembak.