Belum Sebulan, Bharada E Ganti 2 Pengacara, Kenapa?

Bharada Richard Eliezer atau Bharada E sebagai tersangka pembunuhan Brigadir J
Sumber :
  • VIVA

VIVA Nasional – Belum ada sebulan, Bharada Richard Eliezer atau Bharada E telah mengganti dua kuasa hukumnya, yakni Andreas Nahot Silitonga dan Deolipa Yumara dalam kasus pembunuhan berencana yang menewaskan Brigadir J.

img_title Masih Ingat Bripda Reza Hutabarat? Adik Brigadir J Kini Bertugas di Polda Jambi dan Resmi Raih Gelar Sarjana Hukum

Keputusan Bharada E mencabut kuasa Deolipa memunculkan praduga di masyarakat yang menganggap, Bharada E mendapat tekanan dari beberapa pihak sehingga dirinya melakukan tindakan itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dugaan tersebut muncul disebabkan, sejak mundurnya Andreas Nahot dan pencabutan kuasa Deolipa Yumara, publik tidak pernah mengetahui alasan apa yang melatar belakangi hal tersebut.

img_title Kasus Sambo 4 Tahun Berlalu, Begini Kabar dan Penampilan Terbaru Vera Simanjuntak, Kekasih Mendiang Brigadir J

Andreas Nahot Silitonga, mantan kuasa hukum Bharada E, mendatangi Bareskrim Polri pada Sabtu, 6 Agustus 2022, untuk menyampaikan pengunduran diri sebagai penasihat hukum Bharada E.

Photo :
  • VIVA/Yeni Lestari

Andreas Nahot mundur

img_title Ferdy Sambo Diam-diam Rilis Buku hingga Kuliah S2 di Penjara, Memangnya Boleh?

Sebelumnya, pada Sabtu, 6 Agustus 2022. Andreas Nahot Silitonga selaku penasehat hukum Bharada E mendatangi Bareskrim Polri untuk menyampaikan pengunduran dirinya sebagai penasihat hukum Bharada E.

"Kita enggak berlama-lama di sini. Kami sebagai tim penasehat hukum Richard Eliezer atau yang dikenal Bharada E, pada hari ini datang ke Bareskrim untuk menyampaikan pengunduran diri kami sebagai penasihat hukum Bharada E," ujar Andreas di Bareskrim, Sabtu.

Eks Kuasa hukum Bharada Richard Eliezer atau Bharada E, Andreas Nahot Silitonga

Photo :
  • VIVA.co.id/Yeni Lestari

Andreas enggan ungkap alasannya mundur

Saat ditanya tentang alasan di balik pengunduran diri sebagai pengacara Bharada E, Andreas tidak mengungkapkan secara gamblang. Ia hanya menegaskan sudah menjelaskan alasan tersebut dalam surat pengunduran diri.

Andreas mengatakan, dirinya tidak akan membeberkan alasan tersebut kepada publik. Dia beralasan dirinya sangat menghargai hak-hak hukum dari setiap pihak yang terlibat dari perkara tewasnya Brigadir J.

Bharada E cabut kuasa Deolipa

Kuasa hukum Bharada Richard Eliezer alis Bharada E, Deolipa Yumara.

Photo :
  • Ilham Rahmat/VIVA

Usai pengunduran diri yang dilakukan Andreas. Berselang empat hari kemudian, tepatnya di tanggal 10 Agustus 2022. Bharada E mencabut kuasa terhadap pengacaranya yakni Deolipa melalui surat yang ia ketik dan ditandatangani di atas materai.

Informasi mengenai pencabutan kuasa terhadap Deolipa ini dibenarkan oleh Direktur Tindak Pidana Umum Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri, Brigjen Andi Rian Djajadi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun, bunyi surat pencabutan kuasa oleh Bharada E terhadap dua pengacaranya sebagai berikut:

Dalam hal ini menerangkan bertindak sebagai diri sendiri selanjutnya disebut sebagai pencabut kuasa. Dengan ini menerangkan, bahwa terhitung tanggal 10 Agustus 2022, mencabut kuasa yang telah diberikan kepada:

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut